Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 700 personel gabungan terdiri dari jajaran TNI, Polri, Pemprov Riau, Pemda Kampar, dan tim Manggala Agni, Jumat (11/3), melaksanakan pembuatan sekat kanal gambut (canal blocking) di wilayah Desa Rimbo Panjang Kecamatan Tambang, Kampar, Riau.
Kegiatan diawali dengan pelaksanaan apel yang dipimpin Karo Ops Polda Riau Kombes Edi Setyo didampingi Kapolres Kampar AKBP Ery Apriyono dan diikuti seluruh peserta goro dari berbagai kesatuan dan instansi, antara lain Brimobda Riau, Yonif 132/ BS Salo, Sabhara Polda Riau, Yon Kavaleri Siak Hulu, Lanud Rusmin Nurjadin, Polres Kampar, Kodim 0313/ KPR, BPBD Riau dan BPBD Kampar, Satpol PP Riau dan Kampar, serta tim Manggala Agni.
Edi mengatakan, pembuatan canal blocking akan dilaksanakan selama dua hari dengan target pengerjaan pada hari pertama sebanyak 43 canal blocking dan pada hari kedua besok sebanyak 42 saluran. Sehingga total 85 kanal akan selesai dalam 2 hari.
"Untuk bahan material yang diperlukan antara lain 18 ribu karung pasir dan kayu pancang serta material lainnya telah didistribusikan sebelumnya ke lokasi pembuatan canal blocking tersebut oleh 150 personel Polres Kampar dan Polsek Jajarannya sejak Senin (7/3) hingga Kamis (10/3) malam," ungkapnya.
Dijelaskannya, pembuatan sekat kanal dalam jumlah besar ini sengaja diprioritaskan di wilayah Rimbo Panjang lantaran struktur tanah di daerah ini memiliki lahan gambut yang cukup luas dan rentan terhadap kebakaran yang bakal sulit dipadamkan.
Berdasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir tentang kejadian kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau pada umumnya, bahwa bila terjadi kebakaran di lahan gambut akan sulit mengatasinya karena api merambat di bawah permukaan tanah dan membakar gambut yang sudah kering saat musim kemarau.
"Untuk menjaga agar gambut tetap basah atau lembab sehingga tidak mudah terbakar, pembuatan sekat kanal ini merupakan salah satu cara yang jitu untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan," jelasnya.
Edi menambahkan, permukaan air pada sekat kanal dirancang 40 cm di bawah permukaan tanah sekitarnya sehingga lahan tetap aman dan subur untuk digunakan sebagai lahan pertanian. "Semoga kerja keras dan partisipasi berbagai pihak termasuk warga masyarakat ini dapat menghasilkan sesuatu yang sangat berarti khususnya dalam pencegahan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau," pungkasnya. (RK/OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved