Kabupaten Bandung Darurat Sampah

Budi Mulia Setiawan
11/3/2016 13:49
Kabupaten Bandung Darurat Sampah
(ILUSTRASI--MI/Ramdani)

SAMPAH yang numpuk di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di beberapa titik lokasi baik perumahan maupun pasar sudah menjadi pemandangan umum sekarang ini di Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Seperti di TPS Pasar Bale Endah, tumpukan sampah yang menggunung di pinggir jalan sudah menjadi pemandangan biasa.

"Sampahnya hanya bisa diangkut satu rit sehari. Jadinya numpuk seperti ini," ujar sukarelawan pengangkut sampah Unit Teknis Pelayanan Daerah (UPTD) Pasar Baleendah Kabupaten Bandung, Apang, Selasa (11/3).

Salah satu staf UPTD Pasar BaleendahEndang Komarudin, menjelaskan, pihaknya hanya bertugas mengumpulkan sampah dari pasar ke TPS Pasar Baleendah. Sementara pengangkutan dari TPS ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rancakole kewenangannya ada di Dinas Perumahan, Tata Ruang, dan Kebersihan (Dispertasih) Kabupaten Bandung.

"Yang saya dengar sih warga di sekitar TPA Rancakole sering demo menolak sampah yang masuk ke TPA Rancakole. Makanya sekarang sampah dari TPS Pasar Baleendah hanya bisa diangkut satu rit per hari padahal setiap hari sampah yang kami kumpulkan ke TPS lebih banyak," ujarnya.

Menurutnya, Dia menuturkan, bukan hanya masyarakat saja yang terganggu dan komplain, UPTD dan Dishub Pasar Baleendah juga merasa terganggu dengan menumpuknya sampah di TPS pasar itu.

"Sekitar sebulan yang lalu Dispertasih sudah melayangkan surat permohonan maaf kepada semua pihak atas menumpuknya sampah di TPS Pasar Baleendah, kemudian mengangkut sampah yang masih numpuk," ujarnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya