Jelang Pilgub Jabar, Relawan Balad Netty Dibentuk

Sonny Budhi
07/3/2016 22:55
Jelang Pilgub Jabar, Relawan Balad Netty Dibentuk
(ANTARA/Fahrul Jayadiputra)

SEJUMLAH pemuda asal Jawa Barat dan para mantan aktivis 98 membentuk relawan Balad Netty, Senin (7/3). Perkumpulan para aktivis ini bertujuan untuk menyosialisasikan Netty Prasetiany, istri Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, dalam rencana pencalonan Netty menjadi orang nomor satu di Jabar pada 2018.

"Setelah kami berdiskusi, kemudian menyimpulkan siapa calon pemimpin Jabar yang pantas pada 2018? Kami langsung membentuk relawan Balad Netty," ungkap Koordinator Balad Netty Agung Herdiyanto.

Agung mengaku dalam membentuk Balad Netty ini, pihaknya tidak diperintah oleh istri gubernur Jabar tersebut. Namun, relawan dibentuk atas kesadaran obyektif terhadap nilai kepemimpinan dari para personel yang dinilai layak memimpin Jabar ke depan.

"Sebetulnya ada beberapa nama yang layak menjadi pengganti Ahmad Heryawan. Namun, setelah berdiskusi dengan para kawan aktivis muncul nama yang terbaik yakni Netty. Indikator terpilihnya Netty, yakni dari unsur moral, pendidikan, latar belakang, dan tingkat popularitas," ujarnya di Bandung, Senin (7/3).

Agung menambahkan, pendukungan kepada Netty juga jangan diartikan negatif. "Netty tidak bisa dibilang haus kekuasaan, karena suaminya kini menjabat Gubernur Jabar. Dalam alam demokrasi, seseorang istri, suami, atau anak
dari pejabat, memiliki hak dipilih dan memilih. Jadi tidaknya pun tergantung dari rakyat yang memilih," tegas Agung.

Agung juga berharap, pencalonan Netty didukung berbagai partai politik lantaran sosoknya yang dinilainya sangat Islam Nasionalis.

"Netty itu pengurus PKS, berjiwa nasionalis, dan berasal dari kalangan NU. Maka, Netty cocok diusung berbagai politik. Apalagi jika diusung oleh koalisi PDIP-PKS, dan partai lainnya, saya kira akan menang mutlak," harap Agung.

Netty sendiri mengaku siap maju dan berlaga pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jabar 2018. "Kalau itu akhirnya bermuara pada kebaikan, dianggap saya melahirkan kepantasan, kenapa tidak. Insya Allah siap," katanya. (SB/OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya