Netty Siap Maju Pilgub, Aher Beri Restu

Sonny Budi
03/3/2016 19:58
Netty Siap Maju Pilgub, Aher Beri Restu
(ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

ISTRI Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher), Netty Prasetiyani, menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang. Netty mengaku siap meneruskan tahta kepemimpinan dari suaminya jika mendapat dukungan partai dan masyarakat.

Hal ini diungkapkan Netty di Gedung Sate, Kamis (3/3), perihal kesiapannya maju Pilgub. "Ya kalau memang akhirnya bermuara kepada kebaikan, dianggap saya memiliki kelayakan, ya kenapa tidak," kata Nettyn.

Netty mengaku, belakangan ini dirinya memang sering ditanya terkait pencalonan sebagai gubernur/wakil gubernur. "Kemarin ada teman-teman nanya, ya jawabnya siapa pun orangnya, harus berkontribusi pada kebaikan, entah pada forum formal maupun informal," katanya.

Disinggung adanya partai yang telah berminat mengusungnya, Netty mengaku hingga saat ini belum ada satu pun partai yang menawarkan hal itu. Bahkan, PKS yang merupakan partainya sama sekali belum menyatakan dukungannya.

"Kalau prosedurnya harus dicalonkan partai, harus masuk ke tahapan pilgub, ya kita ikuti. Saya ini tidak berdiri tunggal, saya butuh didorong, disepakati, jadi kalau memang ada kesepakatan dukungan dan dorongan, ya kalau kemudian ada sebuah dorongan kuat, saya tinggal mencari dukungan paling dekat dulu," ucapnya.

Saat dimintai komentarnya terkait sejumlah tokoh yang telah menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Pilgub Jabar, Netty menilai itu hal yang wajar. Netty mengajak nama-nama itu untuk berkompetisi secara sehat.

"Intinya mari berkompetisi secara sehat, karena yang jadi sasaran kita masyarakat Jawa Barat. Kalau memang ada prosedur yang membuat kita harus berkompetisi, mari kita melakukan kompetisi sehat," katanya.

Kendati begitu, Netty mengaku hingga saat ini belum terlalu berpikir jauh terkait pencalonannya itu. Dia mengaku akan lebih fokus dalam menjalankan tugasnya selaku Ketua Tim Penggerak PKK dan P2TP2A Jabar.

"Kalau saya masih memiliki keteguhan dan kelurusan niat, saya masih ketua PKK, P2TP2A. Kalau pun turun ke kabupaten, semata-mata menjalankan tugas pengelola organisasi," katanya.

Di sisi lain, Aher memberi lampu hijau atas kesiapan istrinya itu. "Ya normatif, ya siapa yang tidak setuju kalau itu urusan kebaikan. Tapi tanya ibu (Netty), kalau saya nanti subjektif, suatu saat mungkin nanti dijawab," katanya.

Terlepas siapa pun kandidatnya, kata Aher, Jabar membutuhkan figur yang sangat memperhatikan masyarakat. "Kalau untuk kebaikan, ya kita dorong. Kategorinya baik enggak? Kalau bagus, ya sudah lanjut, kalau tidak, ya jangan," katanya.

Aher mengaku sangat mengapresiasi pihak-pihak yang mendukung dan mendorong istrinya untuk maju ke Pilgub Jabar 2018 mendatang. "Wajar saja seseorang simpatik dan mendukung. Kita apresiasi itu," katanya. (AM/EM/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya