Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, menyatakan gempa 5,2 pada skala Richter yang terjadi Rabu (2/3) belum mengganggu aktivitas nelayan. Kendati demikian masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan bahaya tsunami.
Nelayan di pesisir pantai Sendangbiru, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, tetap melaut kendati angin masih kencang. Kepala Desa Sendangbiru Sudarsono mengatakan getaran gempa memang terasa kuat. "Tapi tidak terjadi tsunami dan nelayan tetap melaut," jelasnya.
Gempa pada Rabu (2/3) berpusat di kedalaman 19 km sekitar 81 km barat daya Malang, 96 km tenggara Kabupaten Blitar, 108 tenggara Kota Blitar, 190 barat daya Surabaya.
Selain itu, warga yang bermukim di lereng Gunung Semeru juga diminta meningkatkan kesiagaan mengingat sekarang masih hujan deras berpotensi bencana banjir bandang material vulkanik.
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Pemerintah Kabupaten Lumajang Hendro Wahyono, Kamis (3/3), menyatakan pascagempa, pihaknya langsung mengecek dampak yanmg mungkin muncul. Meski belum ada laporan kerusakan bangunan rumah dan infrastruktur lainnya, petugas dikerahkan untuk mengecek peralatan deteksi dini tsunami sebagai bentuk kesiapsiagaan.
"Kami sudah mengecek alat deteksi tsunami di dua lokasi pantai, alat-alat itu berfungsi dengan baik," katanya.
Ia menjelaskan kawasan pantai di Lumajang meliputi lima kecamatan yakni Yosowilangun, Kunir, Tempeh, Pasirian dan Tempursari.
Pantauan terkini, lanjutnya, getaran gempa pada Rabu (2/3) terasa kuat di kawasan pantai, tapi tidak ada laporan kerusakan. Nelayan pun tetap melakukan aktivitas seperti biasa.
Setelah mengecek secara keseluruhan dalam kondisi aman, pihaknya sosialisasi ke warga di lereng Gunung Semeru. Pasalnya ada ancaman banjir bandang membawa material vulkanik mengingat akhir-akhir ini hujan deras di kawasan setempat.
Hujan deras itu mengakibatkan volume air di sungai meningkat diantaranya Sungai Glidik, Besuk Bang, Besuk Sat, Besuk Kembar dan Sungai Rajali. Sejumlah desa rawan banjir bandang tersebut masuk radius bahaya letusan Gunung Semeru yakni Pronojiwo, Candipuro, Tempeh, Pasirian, dan Pasrujambe. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved