Perairan Sumba Berbahaya Bagi Pelayaran

Palce Amalo
29/2/2016 17:34
Perairan Sumba Berbahaya Bagi Pelayaran
(ANTARA/Dedhez Anggara)

ARMADA pelayaran diingatkan mewaspadai gelombang tinggi mencapai dua meter di perairan Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin
(29/2). Tinggi gelombang dua meter berbahaya bagi armada pelayaran serta perahu nelayan yakni Selat Sumba yang antara Pulau Sumba dan Pulau Flores, perairan selatan Sumba dan Samudera Hindia selatan Nusa Tenggara Timur berkisar 1-2 meter.

Tinggi gelombang di Laut Sawu yang memisahkan Pulau Timor dengan Sumba dan Flores berkisar dua meter. Sedangkan kecepatan angin di perairan itu berkisar 6-15 knot per jam.

Kepala PT ASDP Kupang Arnoldus Yansen mengatakan pelayaran feri masih normal, seperti Kapal Motor (KM) Ile Ape yang bertolak dari Kupang tujuan Pulau Sabu dan Sumba pada Senin (29/2) pagi. Aktivitas pelayaran kapal di Kupang dan Rote juga belum terganggu cuaca buruk tersebut. "Pelayaran hari ini masih normal," ujarnya.

Sementara itu gelombang tinggi yang serng terjadi di Selat Rote, sesuai laporan BMKG berkisar 0,25-1 meter.Pada Senin pagi, ASDP mengoperasikan dua kapal melayari rute yakni Kapal Motor (KM) Ile Mandiri yang bertolak dari Rote ke Kupang, dan KM Balibo yang bertolak dari Kupang ke Rote. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya