Polda Kalsel Waspadai Konflik Bernuansa SARA

Denny S
29/2/2016 17:22
Polda Kalsel Waspadai Konflik Bernuansa SARA
(ANTARA/Herry Murdy Hermawan)

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan telah mengambil langkah-langkah untuk mengantisipasi terjadinya konflik bernuansa SARA di wilayah tersebut. Konflik dikhawatirkan meletus menyusul kasus pengeroyokan yang menyebabkan tewasnya seorang warga asli Kalimantan oleh warga pendatang beberapa waktu lalu.

Kapolda Kalsel Brigjen Agung Budi Maryoto, Senin (29/2) menyatakan pihaknya telah mempertemukan sejumlah tokoh dari Dewan Adat Dayak dengan tokoh Ikatan Keluarga Madura (Ikama) untuk mencari solusi damai.

"Sudah ada kesepakatan damai antara tokoh masyarakat. Kita berharap Kalsel tetap dalam kondisi aman terkendali," tuturnya usai menyaksikan kesepakatan damai antara kedua kelompok di Polda Kalsel.

Sabtu (21/2), seorang warga Dayak, menjadi korban pengeroyokan di kawasan Pekapuran Raya, Banjarmasin Tengah. Akibat pengeroyokan tersebut, korban, Eki tewas setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Pelaku pengeroyokan diketahui berjumlah empat orang, tiga diantaranya telah ditangkap dan satu masih dalam pengejaran.

Kasus tersebut membuata warga resah karena muncul isu akan adanya balas dendam atas kematian Eki.

Dalam pertemuan antara tokoh masyarakat, Minggu (28/2),yang dihadiri unsur muspida, Kapolda menyebut Ikatan Keluarga Madura (Ikama) dan Ikatan Kekeluargaan Antarsuku Bangsa (Ikasba) sudah membantu dengan memberikan informasi dan kesadaran pelaku untuk menyerahkan diri

"Jadi saya tegaskan sekali lagi, kasus pengeroyokan itu murni kriminal biasa. Jangan dikaitkan dengan etnis seseorang atau antarkelompok. Selanjutnya masyarakat jangan terprovokasi," tegasnaya Kapolda.

Di sisi lain, Danrem 101 Antasari Kolonel Yanuar Adil menambahkan kondisi saat ini sudah relatif aman dibanding sebelumnya. "Mudah-mudahan pertemuan perdamaian tersebut berperan dalam meredam isu kelompok," ucapnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya