Puluhan Titik Panas Terpantau di Sumatera

28/2/2016 16:43
Puluhan Titik Panas Terpantau di Sumatera
(Ilustrasi---ANTARA)

TITIK panas atau hotspot pembakaran hutan dan lahan di Sumatra kian membara. Dari pantauan satelit terdeteksi sebanyak 68 titik
panas dengan 28 diantaranya berada di Riau.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru Sugarin, Minggu (28/2), mengatakan berdasarkan pantauan satelit terra aqua terdapat sebanyak 68 titik panas di Sumatra. Jumlah titik panas indikator pembakaran hutan dan lahan terbesar terdapat di Riau sebanyak 28 titik, Sumatra Utara 17 titik, Bengkulu 9 titik, Aceh 7 titik, Sumatra Barat 6 titik, dan Kepulauan Riau 1 titik panas.

"Sebanyak 28 hotspot di Riau tersebar di Bengkalis sebanyak 19 titik, Pelalawan 5 titik, Siak 3 titik, dan Rokan Hilir 1 titik," jelasnya.

Adapun jarak pandang, lanjut Sugarin, masih normal seperti Pekanbaru visibility sekitar 7 Kilometer (Km), Dumai dan Pelalawan 6 Km, Rengat 5 Km. Selain itu, cuaca wilayah Riau secara umum terpantau cerah dan berawan. Potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi secara tidak merata di Riau bagian barat dan tengah pada siang, sore, dan malam hari.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Pekanbaru Slamet Riyadi memastikan peningkatan titik panas kebakaran hutan dan lahan tidak akan separah seperti pada 2015 lalu. Pasalnya, Riau tidak lagi terkena dampak kemarau el nino yang menyebabkan kekeringan panjang.

"Pada akhir Maret Riau akan kembali basah dan puncak musim hujan diperkirakan akan terjadi pada Oktober mendatang," jelasnya.

Dia menambahkan lonjakan titik panas sejauh ini terpantau di wilayah pantai timur Riau atau persisnya di Bengkalis, Rokan Hilir, dan Dumai. Hal itu terjadi akibat cuaca panas yang sedang melanda daerah tersebut.

"Sedangkan pada wilayah tengah, barat, dan selatan Riau relatif masih dalam keadaan basah karena cuaca hujan," terang Slamet. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya