Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
KONDISI kejiwaan anggota kepolisian, Petrus Bakus, 28, yang membunuh dan memutilasi anak kandungnya masih labil. Polisi berpangkat brigadir tersebut sering berbicara melantur, berteriak-teriak, dan marah-marah saat diinterograsi petugas.
Pemeriksaan terhadap Petrus pun kerap dihentikan lantaran emosinya belum stabil. "Berbicaranya melantur seperti orang kesurupan. Tapi, (di pemeriksaan awal) dia mengakui semua perbuatannya," kata Wakil Direktur Reserse Umum Polda Kalimantan Barat AKB Supriyadi, Minggu (28/2).
Petrus menjadi tersangka dugaan mutilasi terhadap kedua anaknya, Febian, 5, dan Amora, 3. Pembunuhan tersebut terjadi pada Jumat (26/2) dini hari di kediaman mereka di asrama Polres Melawi. Petrus yang sehari-hari bertugas di Satuan Intelijen dan Keamanan Polres Melawi ini diduga mengalami gangguan mental (Scizofrenia).
Polisi sejauh ini telah memeriksa delapan saksi dari pihak keluarga maupun tetangga tersangka. Penyidik juga telah mendatangkan tim psikolog dari Mabes Polri dan Polda Kalimantan Barat untuk memeriksa kejiwaan tersangka.
"Pemeriksaan psikologi baru sebatas observasi, dan bakal dilanjutkan dengan beberapa kali lagi pemeriksaan. Setelah itu, tersangka juga akan diperiksa psikiater," jelas Supriyadi.
Selain membunuh dua anaknya yang masih balita, Petrus juga mengincar isterinya Windri Hairin Yanti untuk dihabisi. Windri lolos dengan melarikan diri saat pelaku pergi ke dapur untuk mengambil air putih. Kondisi Windri hingga saat ini masih syok namun dia telah dimintai keterangan sebagai saksi oleh penyidik. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved