Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Hujan lebat dan air laut pasang penyebab banjir terburuk di Kota Sampang, Jawa Timur, pada tahun ini. Pusat kota lumpuh karena aktivitas warga terhenti akibat banjir.
KOTA Sampang, Jawa Timur, lumpuh total setelah direndam banjir hingga 3 meter. Banjir disebut-sebut lebih besar jika dibandingkan dengan kejadian sama pada dua pekan lalu. Banjir kali ini menggenangi 7 desa dan 3 kelurahan.
Aktivitas perkantoran, sekolah, pasar, dan pertokoan lumpuh total. Arus lalu lintas dari arah Surabaya menuju Kabupaten Pamekasan dan sebaliknya dialihkan melalui Jl Syamsul Arifin. Pengalihan arus lalu lintas itu menimbulkan kemacetan panjang karena ruas jalan tersebut juga digunakan warga untuk mengungsikan barang mereka.
Banjir pertama kali merendam Desa Pasean, Kemuning, dan Pangilen. Banjir mulai meluas hingga memasuki wilayah lain. "Banjir diperkirakan makin tinggi jika bersamaan dengan pasang air laut," kata Abdul Majid, warga Kelurahan Rongtengah, Kota Sampang, kemarin.
Banjir terburuk tahun ini menyebabkan ribuan rumah warga di 8 desa dan 4 kelurahan di Kota Sampang terendam air.
Bahkan di beberapa lokasi, ketinggian air mencapai lebih dari 3 meter.
Kondisi terparah terjadi di Jl Mawar, Kelurahan Dalpenang, sekitar monumen dan Masjid Jamik. Begitu pula di Desa Pasean dan Desa Tanggumong. Ratusan warga terpaksa mengungsi ke sejumlah titik, di antaranya Pasar Srimangunan yang dianggap aman.
Aktivitas warga terhenti, apalagi luapan Kali Kemuning terjadi di pusat kota. Sejumlah petugas dari Taruna Siaga Bencana, kepolisian, dan TNI berpatroli menggunakan perahu karet sambil membagikan makanan.
Menurut Kepala BPBD Kabupaten Sampang Wisnu Hartono, ada 13 perahu karet yang diterjunkan, dengan 4 di antaranya bermesin.
Banjir terjadi pada Jumat (26/2) malam sekitar pukul 23.30 WIB, setelah air laut pasang. "Selain air laut pasang, hujan deras mengguyur Kota Sampang menyebabkan Kali Kemuning meluap," jelasnya.
Pemicu banjir
Di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, tiga kecamatan menjadi pemicu utama terjadinya banjir di wilayah itu. Humas Forum Komunikasi Daerah Aliran Sungai Citarum (Forkadas C+) Yuda Febrian Silitonga menyebutkan tiga kecamatan yang dimaksud ialah Kecamatan Ciampel, Pangkalan, dan Tegalwaru.
Ketiga kecamatan itu seharusnya menjadi wilayah tutupan hijau dan hulu sungai di Karawang. "Namun kini kondisinya telah rusak karena perluasan kawasan industri, eksploitasi pertambangan, ekstensifikasi pertanian palawija, dan penebangan pohon secara liar," papar Yuda.
Dia menambahkan banyak perumahan dan tata kota permukiman di Karawang tanpa memiliki drainase yang baik. "Kita mendukung moratorium pengembangan perumahan sebagai bahan evaluasi pemkab," imbuhnya.
Kepala Bidang Prasarana dan Tata Ruang Bappeda Kabupaten Karawang Dindin Rachmadi, pada kesempatan sama, mengatakan pemkab sudah mengeluarkan moratorium pembangunan perumahan sejak 2015. "Ini sebagai langkah untuk mengontrol pembangunan dan permukman di Karawang," tegas Dindin. (CS/YK/N-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved