Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH satu korban penganiayaan dalam kasus pembunuhan Salim Kancil, Tosan mengaku mendapat perlakuan sadis terdakwa yang mendukung adanya tambang pasir di Desa Selok Awar awar Lumajang, Jawa Timur.
Pengakuan itu diungkapkan Tosan dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Salim Kancil di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (25/2). Dalam sidang tersebut, delapan saksi dihadirkan dalam persidangan, dengan menghadirkan saksi kunci Tosan yang juga menjadi korban penganiayaan.
Dalam pengakuannya, Tosan mengaku mendapat perlakuan tidak manusiawi dari para terdakwa. Dia dipukul berulangkali oleh Mad Dasir dan enam anak buahnya.
"Tidak terhitung berapa kali saya dipukuli, diseret, dan dilindas dengan motor oleh anak buahnya Mad Dasir, sampai saya tidak sadarkan diri," kata Tosan.
Dia menjelaskan, pemukulan itu berawal ketika dirinya menolak keberadaan tambang pasir yang dikoordinir Hariyono Kepala Desa Selok
Awar Awar Saat itu, dirinya sedang nongkrong di warung namun tiba tiba diserang dengan clurit, namun berhasil meloloskan diri dari kepungan para pengeroyok.
Lantaran lolos, Tosan kembali dianiaya pada 26 September 2015. Penganiayaan itu dilakukan enam anak buah Mad Dasir yaitu Timarlap, Widyanto, Buri, Sukit, Hendrik, dan Tomin.
"Saya dipanggil dan baru keluar di depan rumah kemudian langsung dipukuli dengan kayu, bambu, dan diclurit sama anak buahnya Mad Dasir,"
ujarnya.
Saat pemukulan itu, kata Tosan, istrinya sempat melerai tapi kemudian didorong hingga jatuh oleh salah seorang anak buah Mad Dasir. Setelah itu Tosan sempat melarikan diri namun saja dikejar dan dipukuli lagi di tengah jalan.
"Saya diseret di tengah jalan, dipukuli dan dibela lagi sama istri, dan istri didorong kembali hingga jatuh. Saya kembali lari," kata Tosan.
Saat melarikan diri yang ketiga kalinya dengan sepeda, dia kembali ditangkap setelah ditabrak oleh anak buah Mad Dasir dengan
motor. Tosan mendapat perlakukan yang lebih kejam. "Saya ditabrak, tubuh saya dilindas dan juga dicelurit berulangkali, namun tidak ada luka sangat serius," ujarnya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved