Australia Keluarkan Travel Warning, Polda Bali Perketat Pengamanan

Arnoldus Dhae
25/2/2016 16:45
Australia Keluarkan Travel Warning, Polda Bali Perketat Pengamanan
(ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana)

KEPOLISIAN Daerah (Polda) Bali terus melakukan antisipasi gangguan keamanan dan kenyamanan di seluruh obyek wisata terkait dengan dikeluarkannya travel warning dari Pemerintah Australia.

Kabid Humas Polda Bali Kombes Hery Wiyanto menjelaskan travel warning itu memang dikeluarkan untuk seluruh wilayah Indonesia dari Pemerintah Australia. Namun Bali selama ini menjadi kunjungan terbanyak dari Australia juga terkena imbasnya.

"Kita tetap yakin, Bali tetap menjadi yang terbaik bagi pemerintah Australia. Buktinya, wisatawan mancanegara terbanyak yang datang ke Bali itu berasal dari Australia," ujarnya di Mapolda Bali, Kamis (25/2).

Menurutnya, selama ini polisi dari Polda Bali terus melakukan razia, memperketat pengamanan di berbagai pintu masuk Bali. Sekalipun travel warning dianggap biasa bagi warga Australia yang ke Bali, namun pihaknya tetap melakukan berbagai antisipasi teroris yang masuk ke Bali.

Selain itu, data intelijen menunjukkan, tidak ada indikasi teroris yang ada di Bali. "Bali dalam kondisi aman terkendali," ujarnya.

Di berbagai pintu masuk Bali juga sudah diperketat pengamanannya. Kemudian di beberapa obyek wisata di Bali juga diperketa. Hotel dan restoran di Bali juga diperketat.

Pemantauan terhadap barang, kendaraan, orang juga tetap dilakukan. Di hotel dan restoran, seluruh pergerakan orang dan kendaraan selalu diperiksa. Pengamanan terhadap wisatawan baik asing maupun domestik diperlakukan sama.

Pemerintah Australia sebelumnya telah melansir peringatan bahwa kelompok teroris tengah mempersiapkan sebuah serangan di Indonesia dan memperingatkan warga negara mereka yang akan melancong ke Indonesia untuk berhati-hati. Peringatan itu dikeluarkan Australia beberapa hari setelah mereka mengeluarkan peringatan yang sama kepada Malaysia.

"Sejumlah petunjuk memperlihatkan bahwa teroris telah berada dalam tahap lanjut untuk melancarkan serangan di Indonesia," ujar Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan (DFAT) Australia.

"Kami meminta Anda untuk siaga penuh di Indonesia termasuk di Jakarta, Bali, dan Lombok mengingat tingginya ancaman serangan teroris itu," imbuh DFAT.

Peringatan itu tidak meningkatkan ancaman secara keseluruhan yang saat ini berbunyi, 'waspada tingkat tinggi'.

Australia meminta warga mereka untuk berhati-hati terutama di kawasan yang memiliki tingkat keamanan rendah. Mereka menyebut sejumlah tempat yang kemungkinan menjadi sasaran serangan teror antara lain klub malam, bar, cafe, restoran, hotel, bandara, dan tempat ibadah.

"Pemerintah Indonesia juga baru-baru ini meningkatkan pengamanan di berbagai wilayah yang menggarisbawahi tingginya kemungkinan serangan teroris," ungkap DFAT. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya