DBD Renggut Sembilan Nyawa di Banyumas

Liliek Dharmawan
24/2/2016 23:47
DBD Renggut Sembilan Nyawa di Banyumas
(ANTARA/Fanny Octavianus)

KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) kian mewabah. Hingga kini, kasus DBD telah menjangkiti 153 orang dengan kasus kematian mencapai 9 orang.

Jumlah tersebut meningkat secara signifikan jika dibandingkan pada periode yang sama pada 2015 yang hanya terjadi 53 kasus DBD tanpa korban meninggal. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Banyumas Wahyu Budi Saptono

"Karena itu, kami berharap seluruh elemen bergerak untuk menekan kasus DBD," kata Budi, Rabu (24/2).

Korban meninggal terakhir akibat DBD adalah Faiz Fairus Aziz, 11, murid kelas V SD di Rawalo, Banyumas. Ia meninggal setelah sempat dirawat beberapa hari.

Pemkab Banyumas terus menggalakkan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) untuk menekan angka DBD. PSN telah dilakukan di 331 desa yang tersebar di 27 kecamatan. Selain itu, Dinkes juga melakukan fogging di sejumlah tempat yang merupakan daerah endemis.

"Kami minta masyarakat untuk terus menggalakkan PSN untuk memutus siklus nyamuk Aedes aegypti," kata Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Banyumas Ani Pratiwi. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya