Aksi Penjambretan Resahkan Warga Cimahi

Depi Gunawan
22/2/2016 17:59
Aksi Penjambretan Resahkan Warga Cimahi
(Ilustrasi)

KASUS kejahatan merebak di Kota Cimahi menjadi sorotan warga. Di laman Facebook Urang Cimahi, seorang warga memposting keluhannya atas ketidaknyamanan saat berkendara pada malam hari.

Dalam tulisannya, Hani Septiani menulis tiga orang temannya yang kesemuanya perempuan menjadi sasaran penjambretan pelaku kejahatan pada malam hari di tempat berbeda.

"Cimahi sekarang lagi rawan kejahatan kalau malam hari. Dua bulan lalu teman saya Wiwin Windaningsih tasnya dijampret di atas motor. Satu bulan lalu, teh Tarie ditodong depan Transmart Cisangkan, hpnya raib. Kemarin teh Ruri Surtini di depan RS Mitra Kasih dipepet 5 orang, dompet raib," tulis Hani yang diposting pada Minggu (21/2).

Seringnya kasus kejahatan di Cimahi ini, Hani kemudian menulis pesan imbauan pada warga, khususnya perempuan agar lebih berhati-hati saat keluar pada malam hari,

"Kedah seeur hati-hati ayena mah upami kaluar wenggi teh (sekarang harus lebih berhati-hati kalau keluar pada malam hari), "lanjut Hani.

Kepolisian baru dapat meringkus satu pelaku penjambretan dengan inisial AH yang kerap melakukan aksi pejambretan di Jalan Kolonel Masturi, Sangkuriang dan Cihanjuang. AH dapat diringkus setelah mendapat laporan dari korban bernama Siti Nurmalasari yang langsung melapor ke kantor polisi.

"kita sudah menangkap pelaku kejahatan yang beraksi pada 9 Februari 2016. Kronologis kejadian, saat itu korban hendak pulang bersama temannya, tiba-tiba dipepet oleh pelaku yang berboncengan menggunakan motor sport, kemudian pelaku mengambil tas milik korban secara paksa dan langsung melarikan diri, "ungkap Kapolsek Cimahi, Komisaris Arif Rakhman.

Dari penangkapan, lanjut Arif, polisi menyita sejumlah barang bukti hasil kejahatannya yaitu satu unit motor yang digunakan tersangka, handphone samsung galaxy J5, HP Blackberry 9390 warna hitam, HP asiafone warna putih serta kotak HP merek samsung galaxy j5.

Arif mengimbau masyarakat terutama wanita agar lebih berhati-hati saat melintasi jalanan yang sepi dan minim lampu penerangan karena diduga menjadi daerah rawan terjadinya tindakan kriminal.

"Kami mengimbau jangan menyimpan tas di belakang ataupun di pinggir, kalau bisa ditengah saja, atau simpan saja di bagasi motor jika ada bagasinya. Sebab, kejahatan bisa menimpa siapa saja dan kapan pun, " jelasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya