Wakil Bupati Terpilih Simalungun Masuk Bui

Puji Santoso
22/2/2016 17:27
Wakil Bupati Terpilih Simalungun Masuk Bui
(Ilustrasi)

KEJAKSAAN Negeri Simalungun, Sumatera Utara, Senin (22/2) akhirnya mengeksekusi putusan terhadap Amran Sinaga. Wakil Bupati Simalungun terpilih tersebut kini dijebloskan ke Lembaga Pemasyarakatan Pematang Siantar.

"Setelah kita surati satu kali, dia (Amran Sinaga) langsung menyerahkan diri didampingi kuasa hukumnya. Kita langsung menahannya dan membawanya ke Lembaga Pemasyarakatan di Kota Pematang Siantar," ujar Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Bobbi Sandri.

Menurut Bobbi, Amran Sinaga akan menjalani masa hukuman yang sudah berkekuatan hukum tetap di penjara selama empat tahun. Menurut dia, selama masa tahanan itu Amran Sinaga tidak diperbolehkan keluar dari tahanan, termasuk menghadiri pelantikan dirinya bersama bupati terpilih JR Saragih. "Dia tidak boleh dilantik selama ditahan," tegas Bobbi.

Bobbi mengatakan, eksekusi terhadap Amran Sinaga dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) No 194/K/Pidsus/2012 tetanggal 22 September 2014. Dalam amar putusan MA tertanggal 22 September 2014, majelis hakim yang diketuai Artidjo Alkostar menjatuhinya hukuman 4 tahun penjara karena pelanggar Pasal 73 ayat (1) jo 37 ayat (7) UU No 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Amran Sinaga divonis bersalah dalam kasus penerbitan surat palsu pengelolaan hutan saat yang bersangkutan menjabat Kepala Dinas Kehutanan
Kabupaten Simalungun. Vonis tersebut sempat membuat pasangan JR Saragih-Amran Sinaga didiskualifikasi oleh KPU Simalungun sebagai peserta pilkada yang sempat tertunda.

Namun kemudian, pasangan tersebut diperbolehkan ikut pilkada Simalungun 10 Februari 2016 lalu. Pasangan ini juga dinyatakan sebagai pemenang dalam penetapan hasil perolehan suara tingkat KPU Kabupaten Simalungun yang berlangsung pada 17 Februari 2016 lalu. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya