Ribuan Nelayan di Karawang Paceklik

Cikwan Suwandi
22/2/2016 17:17
Ribuan Nelayan di Karawang Paceklik
(ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

RIBUAN nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Ciparage, Kecamatan Tempuran, Karawang, Jawa Barat mengalami masa paceklik dalam dua bulan terakhir. Pasalnya, cuaca buruk yang terjadi membuat para nelayang jarang melaut.

Ketua TPI Ciparage Budianto mengakui tangkapan nelayan turun drastis. Bahkan, hasil pendapatan TPI yang dalam cuaca normal berkisar Rp250 juta, saat ini turun menjadi Rp20 juta.

Tangkapan ikan selama Januari hingga Februari menurun drastis hingga 90 persen. Pada kondisi normal jumlah tangkapan mencapai 10 ton hingga 15 ton.

"Dilihat secara neraca masih stabil. Tetapi jika dilihat perhari, tepat hari ini turun hingga 90 persen. Kira-kira sekitar 100 kg,"imbuhnya.

Sejumlah nelayan mengaku, dalam sekali melaut dapat mendapatkan kwintalan ikan. Namun dengan kondisi ombak, angin kencang, dan hujan yang turun menyebabkan para nelayan hanya membawa ikan sebanyak 5 kg.

"Kondisi paceklik begini hanya mendapakan 5 Kg setiap melaut," ucap Jejen, salah satu nelayan setempat.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Karawang, Hendro Subroto mengakui kondisi paceklik sudah membuat sejumlah nelayan berhenti melaut. Untuk itu dia meminta setiap TPI untuk segera menyalurkan uang dana paceklik kepada para nelayan.

"Uangnya ada di TPI sesuai dengan komitmen iuran para nelayan. Tentu himbauan ini pun telah kita berikan kepada para TPI setempat," ungkapnya.

Namun sejauh ini, dari 9 TPI yang ada pihaknya baru menerima laporan dari satu TPI Ciparage yang mengalami paceklik. "Bahkan mereka (TPI Ciparage) sudah melaporkan telah menurunkan 11 ton beras sebagai dana paceklik untuk dibagikan kepada para nelayan," pungkasnya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya