Kantor KUA Dijebol, Ratusan Buku Nikah Raib

Nurul Hidayah
17/2/2016 20:45
Kantor KUA Dijebol, Ratusan Buku Nikah Raib
(MI/Bagus Suryo)

RATUSAN buku nikah dua kantor urusan agama (KUA) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Penyelidikan terkait kemungkinan sindikat terlibat didalamnya pun masih dilakukan.

"Ratusan buku nikah tersebut dicuri dari KUA Kaliwedi dan KUA Pangenan," kata Kepala Kantor Kemenetrian Agama (Kemenag) Kabupaten Cirebon, Abudin, Rabu (17/2).

Pencurian di KUA Kaliwedi, menurut Abudin, terjadi Jumat (12/2) yang menyebabkab 52 buku nikah raib. Minggu (14/2) KUA Pangenan pun dibobol
dan 152 buku nikah digondol pencuri .

Anehnya, dalam dua aksi pencurian tersebut, barang berharga lain yang ada di KUA Kaliwedi maupun KUA Pangenan seperti laptop, komputer serta barang-barang elektronik lainnya yang berharga lainnya tidak dibawa kabur pelaku. "Tapi mereka tidak mengincar itu. Hanya buku-buku nikah yang dicuri," kata Abudin.

Karenanya Abudin pun menduga jika pencurian tersebut melibatkan sindikat khusus pencurian buku nikah. "Saya takut dokumen negara tersebut
disalahgunakan," kata Abudin.

Abudin mendapatkan kabar jika satu buku nikah bisa dijual seharga Rp 1 juta hingga Rp 5 juta. Juga termasuk bisa digunakan untuk kegiatan terorisme.

Karenanya Abudin pun mengaku sudah melaporkan pencurian tersebut ke polisi. "Juga ke imigrasi," kata Abudin.

Kapolres Cirebon AKB Sugeng Haryanto mengaku sudah mendapatkan laporan pencurian buku nikah tersebut. Saat ditanyakan apakah pencuria tersebut melibatkan sindikat tertentu, Sugeng hanya mengungkapkan jika kasus tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya