Kasus DBD di Klaten Bertambah

Djoko Sardjono
16/2/2016 16:00
Kasus DBD di Klaten Bertambah
(MI/Djoko)

KASUS demam berdarah dengue (DBD) di Klaten, Jawa Tengah, sejak awal Januari hingga pertengahan Februari 2016 meningkat dan kini tercatat 121 kasus. Dari jumlah tersebut, dua penderita meninggal dunia.

Dinas Kesehatan Klaten meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes aegypti itu. Meski korban meninggal mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode tahun lalu, yakni dari 10 menjadi 2 orang, upaya pencegahan DBB masih perlu ditingkatkan lagi.

"Untuk pencegahan, PSN (pemberantasan sarang nyamuk) harus digiatkan,” kata Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Wahyuning Nugraheni, Selasa (16/2). Ia mengatakan bahwa PSN paling efektif untuk pencegahan DBB ketimbang dengan fogging (pengasapan) yang dapat mengganggu kesehatan lingkungan.

Di sisi lain, Dinas Kesehatan Klaten melalui kegiatan sosilalisasi dan penyuluhan meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran DBD di musim penghujan ini. Klaten termasuk endemik DBD. Pada 2015, daerah endemik DBD menyebar di 56 desa/kelurahan, 21 kecamatan, dan 25 puskesmas, dengan 525 kasus dan 26 meninggal dunia. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya