Dianggap Pendukung Agung Laksono, Pengurus Golkar Jatim Dicopot

Faisol Taselan
03/2/2016 23:02
Dianggap Pendukung Agung Laksono, Pengurus Golkar Jatim Dicopot
(Istimewa)

KONFLIK Partai Golkar yang terjadi tingkat pusat merambah ke daerah. Rabu (3/2), 12 pengurus DPD Partai Golkar Jawa Timur dicopot dari jabatannya karena dianggap kelompok Agung Laksono.

Mereka yang dicopot antara lain Gatot Sudjito, Yusuf Husni, Sahat Simanjuntak, Edi Budi Prabowo, Kodrat Sunyoto, serta Agus Salim. Mereka mengetahui telah dicopot menjelang rapat 38 DPD Golkar Kabupaten dan Kota di Jatim.

"Saya baru tahu setelah ada informasi DPD akan mengumpulkan DPD II di kantor Golkar Jatim. Ternyata kami semua tidak diundang, karena sudah di PAW (Pergantian Antar Waktu) oleh DPP,” kata Yusuf Husni yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua DPD PG Jatim Bidang Kepemudaan.

Yusuf dan rekan-rekannya yang di Plt dari kepengurus DPD PG Jatim itu lantas menanyakan dimana Surat Keputusan (SK). Karena selama ini mereka merasa masih pengurus dan belum menerima surat pergantian.

Menurut Yusuf, keputusan PAW dari DPP yang diteken Ketua Umum Aburizal Bakrie dan Idrus Marham itu tidak sah. Karena, mereka adalah hasil Munas Bali.

Sedangkan Munas Bali itu tidak ada secara konstitusi. Yang ada adalah Golkar hasil Munas Riau dan Ancol karena memiliki SK Menteri Hukum dan Ham sebagai partai politik. "Sehingga produk politik apapun yang dikeluarkan hasil Munas Bali itu inkonstitusional. Adanya sama dengan tidak adanya," tegasnya.

Sementara itu, Gesang Budiarso, Sekretaris DPD Golkar Jatim membenarkan adanya kebijakan mem-PAW sejumlah pengurus DPD Jatim. Mereka di PAW lantaran, melakukan kegiatan politik yang melanggar peraturan organisasi. Diantaranya bergabung dengan Golkar Agung Laksono dan hadir sekaligus melantik Musda Golkar versi Agung Laksono di sejumlah daerah di Jatim.

"Politik adalah pilihan. Pada saat mereka memilih ke Golkar Ancol. Mereka sudah musda-musda dan melantik mereka ya mereka harus menerima konsekuensinya,” tegas Gesang. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya