Gelombang Tinggi Landa Perairan Jateng dan DIY

Liliek Dharmawan
02/2/2016 15:59
Gelombang Tinggi Landa Perairan Jateng dan DIY
(MI/AMIRUDDIN ABDULLAH)

Stasiun Meteorologi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Cilacap, Jawa Tengah (Jateng) mengeluarkan peringatan ancaman gelombang tinggi di sepanjang perairan Jateng dan DIY. Ketinggian gelombang dapat mencapai 2,5 meter dan kecepatan angin hingga 25 knots (46 km per jam).

Hal itu diungkapkan pengamat cuaca BMKG Cilacap, Jawa Tangah Feriharti Nugrohowati "Perairan sepanjang Samudra Hindia sebelah selatan Jateng dan DIY cukup berbahaya karena ketinggian gelombang mencapai 2,5 meter," jelas Feriharti.

Selain itu, lanjutnya, pantai dan samudra di Laut Selatan juah berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Hujan diperkirakan antara sore hingga malam hari dengan disertai petir.

BMKG juga memperkirakan curah hujan pada Februari di Jateng bagian selatan bakal tinggi. Intensitasnya diperkirakan mencapai 300-400 milimeter (mm). Sehingga masyarakat di wilayah rawan bencana diminta untuk waspada.

Kepala Kelompok Teknisi Stasiun Meteorologi BMKG Cilacap Teguh Wardoyo mengungkapkan prakiraan curah hujan di Jateng selatan berkisar antara 300-400 mm pada Februari. "Curah hujan tersebut termasuk dalam kategori intensitas tinggi. Intensitas hujan itu bakal terjadi di daerah Cilacap barat di antaranya adalah Dayeuhluhur, Wanareja, Majenang, dan Karangpucung. Padahal, daerah setempat merupakan wilayah rawan bencana baik banjir maupun longsor," jelas Teguh.

Potensi hujan dengan intensitas 300-400 mm juga bisa terjadi di Purwokerto, Purbalingga dan Banjarnegara terutama di daerah perbukitan. "Kalau di wilayah pesisir, cenderung lebih rendah intensitasnya. Dalam sebulan, curah hujan diperkirakan sekitar 200-300 mm," katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya