Korban Keracunan Gas Bojonegoro Meningkat Jadi 14 Orang

M Yakub
01/2/2016 22:51
Korban Keracunan Gas Bojonegoro Meningkat Jadi 14 Orang
(ANTARA/ANIS EFIZUDIN)

Jumlah warga yang menjadi korban akibat kebocoran gas dari proses pembakaran gas suar (flarring) sumur migas Pad A Sukowati di Desa Campurejo, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (1/2) malam meningkat menjadi 14 orang.

Padahal, sebelumnya jumlah korban yang keracunan akibat menghirup bau tidak sedap dari perusahaan yang dikelola Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB PPEJ) baru empat. Belasan warga yang terindikasi mengalami keracunan itu kemudian dibawa ke rumah
sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

Ke-14 orang itu tercatat warga di Desa Ngampel dan Sambiroto, Kecamatan Kapas, Bojonegoro. Mereka adalah Jasmi, 75, Delta Safira, 8, Safiatun, 51, Surat, 60, Suwardi, 50, Khoyah, 36, Rosiati, 34, dan Riyadi, 41. Selain itu, juga Kiswati, 33, Mirna, 23, dan Indah, 24, Aris Hakim, Ngatijah, serta Masbukin.

Para warga itu, mulanya mengalami indikasi gejala keracunan dengan merasakan mual, muntah dan selanjutnya tidak sadarkan diri. Kondisi tersebut, membuat korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit terdekat untuk mendapatkan pengobatan. "Iya, ada 11 warga kami sedang dirawat di RS Ibnu Sina Bojonegoro," ungkap Kepala Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Sudjono. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya