Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Segmen Siberut, Kepulauan Mentawai, yang diprediksi menyimpan energi (megathrust) sebesar 8,9-9 skala richter (SR) terus melepaskan kuncian dengan terjadinya gempa-gempa yang bermagnitudo kecil.
Paling akhir, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang panjang menginformasikan gempa bermagnitudo 3.5 SR terjadi pada pukul 14.38 WIB, Senin (1/2). Pusat gempa berada 104 kilometer barat daya Pariaman dengan kedalaman 33 km.
"Gempa itu terjadi di area Segmen Siberut," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas I BMKG Padang Panjang, Rahmat Triyono, Senin (1/2).
Ia mengatakan gempa di area tersebut sudah berapa kali terjadi di area tersebut sejauh tahun 2016 berjalan. Bahkan, BMKG mencatat ada 35 kali gema di Segmen Siberut sepanjang tahun 2015. "Gempa hari ini meski kecil, tapi menunjukkan adanya seismic gap disekitar pulau Siberut," tukasnya.
Menurutnya, semakin sering terjadi gempa di area tersebut, maka dikhawatirkan semakin membuka kuncian gempa yang menjadi perhatian para ahli selama ini.
"Kami bicara data, maka memang selama puluhan tahun terakhir, aktivitas seismik atau tektonik di area tersebut tinggi dibanding tempat lain," tandas Rahmat.
Sementara pengamat gempa di Sumatra Barat Ade Edward mengatakan, gempa yang sering terjadi di area Siberut tidak bisa dikatakan mempercepat karena fenomena gempa memang mekanismenya demikian.
"Fenomena gempa-gempa tersebut menunjukkan aktifitasnya konsisten. Fenomena ini sudah diprediksi seperti ini," ujar Ketua Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Sumatra Barat ini.
Dikatakan Ade, sebuah segmen yang diprediksi menyimpan energi besar seperti Siberut, akan terjadi gempa-gempa dari yang kecil berangsur jadi besar. Menurutnya, gempa tetap dengan magnitudo makin membesar akan terjadi seputar Siberut, Sipora, sampai gempa utamanya terjadi.
"Gempa-gempa ini sangat berguna untuk memantau perkembangan aktifitasnya," jelas Ade.
Megathrust diperkirakan para ahli, merupakan gempa yang memiliki periode ulangan 200 tahun sekali yang merekah di Patahan Siberut. Potensi memunculkan gempa dengan magnitudo 8,9-9 SR.
Sebelumnya, gempa dengan kekuatan 8,7 SR terjadi tahun 1833 di area yang sama. Besarannya diperkirakan melahirkan tsunami dengan dampak yang bisa saja luas jika tidak diantisipasi dengan mitigasi yang baik dan pas. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved