Kesepian, Alasan Oknum Guru Honorer di Sukabumi Cabuli Siswanya

Benny Bastiandy
01/2/2016 18:13
Kesepian, Alasan Oknum Guru Honorer di Sukabumi Cabuli Siswanya
(Illustrasi ANTARA/Lucky R)

DH, 38, tersangka dugaan pencabulan tujuh orang siswa sekolah dasar di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengaku kesepian saat melakukan aksi bejatnya pada 2015 lalu. Sebab, selama itu dia belum memiliki istri.

DH baru menghentikan aksinya bejatnya itu sekitar empat bulan lalu setelah memiliki seorang istri. "Saya lakukan itu (pencabulan) pada 2015. Saat itu saya belum menikah. Tapi saya sudah tidak melakukannya lagi sejak empat bulan lalu setelah memiliki istri," kata DH saat ditemui wartawan di sel Mapolsek Parungkuda, Senin (1/2).

Sebelum bekerja sebagai tenaga honorer di sekolah dasar di Kecamatan Parungkuda, DH diketahui sempat bekerja sebagai kernet pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Jakarta. Di sekolah itu tersangka sudah bekerja hampir dua tahun.

Tersangka ditempatkan di bagian Tata Usaha sekaligus sebagai pembina Pramuka. "Awalnya sih hanya iseng. Saya melakukannya di ruang TU sekolah. Saya menyesal," akunya.

Namun DH membantah aksinya itu dilakukan terhadap tujuh siswa. Dia mengaku hanya mencabuli enam siswa. "Saya hanya melakukannya terhadap enam orang siswa," kata DH yang hanya berijazah paket C ini.

Kapolsek Parungkuda Komisaris Dede Suharja mengaku terus mengembangkan kasus tersebut, termasuk fokus mendata jumlah korban. Hingga saat ini baru tujuh korban yang sudah dimintai keterangan. "Mungkin saja dari hasil pengembangan jumlah korban bisa bertambah," pungkasnya.

Terungkapnya kasus itu bermula dari laporan salah seorang orangtua korban ke Polsek Parungkuda. Orangtua itu melaporkan jika anaknya diduga mengalami aksi pencabulan dari salah seorang oknum guru honorer di sekolah. Dari hasil pengembangan, korbannya semula lima orang, tapi bertambah menjadi tujuh orang. Korbannya semua merupakan siswa laki-laki. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya