Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
Korban pencabulan yang dilakukan DH, 38, guru honorer di salah satu sekolah di Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, bertambah. Semula korbannya berjumlah lima orang, namun dari hasil pengembangan bertambah lagi menjadi tujuh orang.
"Semula korbannya ada lima orang. Tapi bertambah lagi dua orang jadi semuanya tujuh orang. Kami terus kembangkan karena tidak menutup kemungkinan ada korban lain," kata Kapolsek Parungkuda Komisaris Dede Suharja.
Menyikapi hal tersebut, Ketua Komisi Perlindungan Anak Daerah Kabupaten Sukabumi Dian Yulianto mengatakan peristiwa tersebut kali pertama terjadi di Kabupaten Sukabumi. "Ini kejadian pertama di Kabupaten Sukabumi. Kalau pelecehan seksual ada, tapi untuk kasus seperti ini baru pertama," terangnya.
KPAID bersama Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi akan mendatangkan psikater untuk melihat dan memulihkan kondisi psikis yang dialami korban asusila tersebut. Sebab dikhawatirkan kejadian tersebut mengganggu psikis anak. "Besok (hari ini), kami akan mendatangi sekolah korban untuk melihat kondisi psikis mereka," paparnya.
Fenomena tersebut tentunya jadi kekhawatiran berbagai pihak. KPAID berencana melakukan penyuluhan ke setiap sekolah untuk mencegah terulangnya kejadian tersebut. "Harus kita cegah sejak dini agar kejadian ini tak terulang," tandasnya.
Terungkapnya kasus tersebut bermula dari laporan orangtua salah seorang korban ke Mapolsek Parungkuda, Jumat (29/1). Dalam laporannya, orangtua itu menyebutkan anaknya mengaku telah dicabuli DH.
Setelah mendapat laporan, polisi segera menangkap DH di rumahnya di Kampung Babakanpeundeuy, Desa Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Jumat (29/1) petang.
DH yang biasa mengajar komputer serta dipercaya sebagai pembina pramuka di sekolah itu tak memungkiri perbuatannya. Berdasarkan pengakuannya kepada polisi, DH mengaku mencabuli lima orang siswanya selama kurun satu tahun terakhir.
Perbuatan bejatnya itu dilakukan hanya untuk menyalurkan hasrat seksualnya. DH biasa melakukannya di ruang kelas sesuai kegiatan belajar mengajar. Bahkan ada juga yang dilakukan di rumahnya sambil mengajak menginap anak didiknya. (OL-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved