Gertak Birahi untuk Dongkrak Produksi Sapi

Ardi Teristi
28/1/2016 17:38
Gertak Birahi untuk Dongkrak Produksi Sapi
(ANTARA/Saiful Bahri)

Kepala Dinas Pertanian DIY Sasongko mengatakan masyarakat tidak perlu khawatir dengan stok sapi di DIY. Pasalnya, Dinas Pertanian terus mengupayakan agar produksi sapi dapat terus meningkat. Salah satunya dengan Gertak Birahi.

Ia mengatakan pihaknya terus melakukan langkah-langkah agar stok sapi di DIY dapat terus ada, salah satunya adalah dengan mengembangkan ternak sapi putih. Jenis sapi ini, kata dia, lebih cepat beranak dibandingkan jenis-jenis sapi yang lain.

"Kita berupaya memperpendek masa beranak, dari sebelumnya 2 tahun menjadi 18 bulan," kata dia di Hotel Royal Ambarukmo Yogyakarta, Kamis
(28/1).

Cara yang dilakukan adalah dengan perbaikan gizi pakan ternak. Selain itu, lanjut dia, ada gerakan gertak birahi.

Gerakan yang sudah dilakukan sejak 2014 ini dimaksudkan agar sapi-sapi yang lama tidak birahi diberi hormon agar bisa kawin. Ia menargetkan, 7.500 ekor sapi yang bisa dilakukan gertak sapi pada 2015 sehingga mereka bisa kembali bereproduksi.

Ia menambahkan, stok sapi di DIY sampai saat ini cukup. Menurut dia, saat ini harga daging sapi di pasaran masih stabil di kisaran Rp105.000-Rp125.000 per kilogram.

Menurut dia, harga sapi di Yogja saat ini juga terpengaruh dengan harga daging sapi di daerah lain. "Kalau harga di Yogja rendah sendiri, sedang harga daerah lain tinggi, stok di Yogja juga akan tersedot ke daerah lain juga," kata dia.

Ia mengatakan, yang diupayakan hanya meningkatkan produksi sapi, sedangkan untuk distribusi dan harga sapi kewenangan instansi yang lain. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya