Iseng Buat Selebaran IS, Dua Siswa Terancam Pidana

Arnoldus Dhae
28/1/2016 17:23
Iseng Buat Selebaran IS, Dua Siswa Terancam Pidana
(Illustrasi ANTARA /Rony Muharrman)

Polda Bali masih memeriksa dan menahan dua siswa Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Denpasar yang menebar ancaman melalui surat selebaran dari IS pada Rabu (27/1). Meskipun diduga hanya iseng, keduanya terancam pidana.

"Kedua siswa SMA 1 Denpasar masih kita periksa intensif," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Herry Wiyanto, Kamis (28/01).

Menurutnya Herry, dari pengakuan keduanya mengaku hanya iseng namun Polda Bali tak main-main dalam menyelidiki kasus tersebut. Polda Bali pun menerjunkan tim IT dan ahli pidana untuk mengetahui motif dari keduanya yang mengaku hanya sekedar iseng semata.

"Jadi hanya main-main berdasarkan keterangan dua orang itu. Sekalipun hanya main-main, tetap saja diperiksa. Kalau pun hanya main-main ya tetap dikenakan UU Teroris," jelas Herry.

Namun demikian, penahanan terhadap dua siswa tersebut tidak seperti biasanya. Mereka hanya menginap di ruang Direskrimum Polda Bali dan tidak dikunci di balik jeruji besi.

Menurut Herry, ide untuk menulis kata-kata ancaman datang dari PA TK, siswi berusia 16 tahun. Sedanmgkan yang menempel selebaran itu adalah IP CM, siswa kelas 12 percepatan.

Teror berupa ancamam selebaran dengan mengatasnamakam ISIS ini sempat menggegerkan guru dan siswa yang di sekolah favorit tersebut, kemarin. Selebaran itu ditempek di dinding dekat ruang guru yang ditulis tangan dengan tinta warna hitam.

Selebaran yang lengkap dengan kaligrafi tersebut ditemukan salah seorang guru Kertas putih itu bertuliskan, "KAMI ISIS SUDAH ADA DI SMANSA SIAP MEMPORAK-PORANDAKAN ACARA KALIAN KAMI TIDAK TAKUT MATI. ALLAHUAKBAR!" (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya