Satu Korban Tewas Kapal Tenggelam di Johor Warga Ngawi

Sunarwoto
28/1/2016 16:21
Satu Korban Tewas Kapal Tenggelam di Johor Warga Ngawi
(Illustrasi)

Satu dari 13 orang korban tewas dalam peristiwa tenggelamnya kapal pengangkut TKI di perairan Johor, Malaysia, beberapa waktu lalu merupakan warga Ngawi, Jawa Timur. Berdasarkan paspor yang dikeluarkan dikeluarkan Kantor Imigrasi Kelas II Madiun, Jawa Timur, korban diketahui bernama Rusli.

Pria kelahiran Desa Batanghari, Kecamatan Batanghari, Kabupaten Lampung Timur, 5 Mei 1982 ini merupakan warga RT 4/RW 3 Desa Pule, Kecamatan Ngrambe, Ngawi.

"Yang bersangkutan membuat paspor 24 lembar di Kantor Imigrasi Kelas II Madiun pada 30 Agustus 2012. Paspor berakhir 30 Agustus 2017 nanti. Lalu, nomor paspor AS 198316, saat pembuatan bersangkutan memenuhi seluruh persyaratan, sehingga paspor dikeluarkan. Hanya sebatas itu bisa kami ketahui, paspor memang dikeluarkan dari sini," jelas Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Madiun Sigit Roesdianto, Kamis (28/1).

Sebelumnya, diterima data 13 orang korban tenggelam di Johor, Malaysia, Rusli mendapatkan paspor dari Kantor Imigrasi Kelas II Madiun. Lalu, pihak Kantor Imigrasi Kelas II Madiun melakukan pembukaan berkas Rusli, diketahui tempat tinggal di Desa Pule, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.

"Inilah data atau kelengkapan persyaratan diserahkan bersangkutan saat membuat paspor lalu seperti KTP, Kartu Keluarga, buku nikah dan lain-lain," jelas Sigit.

Konsul Jenderal RI di Johor Bahru Taufiqur Rijal menjelaskan kepolisian setempat menemukan 13 jenazah, terdiri atas sembilan perempuan dan empat laki-laki. Mereka merupakan korban kapal tenggelam setelah dihantam ombak setinggi tiga meter.

Kapal tersebut diduga berangkat dari perairan Indonesia dan masuk ke perairan wilayah Sungai Tengah, Bandar Penawar Kota Tinggi, Malaysia, secara ilegal. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya