DBD Makin Meluas di Sulawesi Selatan

Lina Herlina
26/1/2016 15:42
DBD Makin Meluas di Sulawesi Selatan
(ANTARA/Darwin Fatir)

Penyakit Demam Berdarah Dangue (DBD) tidak hanya menjangkiti warga Kabupaten Bone dan Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk aedes aegypti tersebut juga merebak di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Jika di Bone dan Makassar masih tercatat sekitar 30 penderita DBD selama Januari 2016 ini, di Pangkep, khususnya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pangkep, tercatat 178 pasien yang menderita DBD dan di dominasi anak-anak usia 3-12 tahun.

Kepala Bidang Rekam Medik Penguasaan dan Pengendalian Pangkep RSUD Pangkep, Mansur mengungkapkan, hingga 20 Januari sebenarnya hanya tercatat 125 pasien DBD. Tapi selang seminggu terakhir, ada lagi pasien DBD yang masuk sebanyak 53 orang.

"Bahkan dari semua pasien DBD yang tercatat dirawat di rumah sakit ini, sudah ada dua pasien yang meninggal. Keduanya pasien anak, Zahrani Aprilia, 3, dan Lutfia, 12," jelas Mansur, Selasa (26/1).

Mansur menambahkan, pasien sebagian besar datang terlambat ke rumah sakit. "Kami menyarankan, agar warga bisa mengantisipasi kemungkinan penyakit terburuk yang dialami warga dan tidak selalu terlambat membawa keluarga untuk berobat," lanjutnya.

Meski demikian, pihak Pemerintah Kabupaten Pangkep pun belum menetapkan kejadian luar biasa untuk penderita DBD yang melebihi 100 orang tersebut. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya