Angin Kencang Terjang Beberapa Wilayah di Sumbar

Yose Hendra
25/1/2016 15:11
Angin Kencang Terjang Beberapa Wilayah di Sumbar
(ANTARA/Iggoy el Fitra)

Terjangan angin kencang melanda sejumlah wilayah di Sumatra Barat, Senin (25/1). Akibatnya, ratusan bangunan mengalami kerusakan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar, R Pagar Negara mengatakan beberapa otoritas di kabupaten dan kota seperti Padang, Pariaman, dan Agam, melaporkan angin kencang telah menyebabkan kerusakan bangunan dan pohon bertumbangan.

Selain itu, beberapa gardu dan tiang listrik juga rubuh, sehingga listrik padam sejak pagi tadi. "Di Bayur, Maninjau, Kabupaten Agam, tiga pohon tumbang, dan menghambat arus lalu lintas. Tapi sudah dapat diatasi," jelasnya.

Daerah seperti Pesisir Selatan dan Pasaman Barat, dikatakan Pagar, juga terjadi peningkatan angin kencang. Namun belum ada laporan kerusakan.

Sedangkan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), aktivitas penerbangan normal. Namun pesawat terasa guncang saat take off dan landing.

Sementara di Kota Padang, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Padang Sultan Hendra menyebutkan terdapat 16 titik kerusakan akibat angin kencang. Selain rumah rusak, pohon tumbang, juga terjadi longsor di Sungai Barameh. Longsor ini menerpa jalan lintas Padang-Painan sehingga sempat menganggu arus lalu lintas.

Di sisi lain, Kepala Seksi Informasi dan Observasi BMKG Kataping Budi Samiaji mengatakan kecepatan angin berkisar 30-50 kilometer per jam. "Masih 3 level di bawah badai siklon," ujarnya.

Menurut Budi, angin kencang tersebut dipicu tekanan rendah di Samudera Hindia bagian selatan. Akibat tekanan rendah tersebut, sambungnya, mengakibatkan efek semacam menyedot massa udara disekitarnya sehingga menimbulkan angin kencang.

"Adanya pusaran angin di wilayah selatan Bali dan Nusa Tenggara, Sumbar berdampak efek "hisapan". Massa udara bergerak kencang ke arah timur," tandas Budi. (YH/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya