Serangan Buaya di Sungai Krueng Peureulak Kembali Terjadi

Amiruddin Abdullah Reubee
22/1/2016 19:43
Serangan Buaya di Sungai Krueng Peureulak Kembali Terjadi
((MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE))

Warga Desa Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Aceh, terusik dengan kebeberadaan buaya di aliran Sungai Krueng Peureulak. Pasalnya, reptil buas itu sekarang sering mengganggu atau mengejar manusia.

Keberadaan buaya tersebut memang menjadi ancaman serius bagi warga. Bahkan, seorang nelayan nyaris kehilangan nyawa karena diterkam buaya saat menjaring ikan di sungai tersebut.

Kasah, nelayan tersebut menjadi korban terkaman buaya yang berukurana sekitar hampir 3 meter, Rabu (20/1) lalu. Akibat terkaman itu, Kasah mengalami luka di kaki kiri dan tangan kiri.

"Saat memasang jaring saya tidak tahu ada buaya yang mendekat. Tiba-tiba, buaya itu menerkam kaki kiri saya. Setelah saya bisa melepaskan diri, buaya itu kembali menyerang tangan kiri saya. Beruntung saya bisa terbebas dari serangan itu," ujar Kasah, Jumat (22/1)

Serangan buaya di Sungai Peureulak memang kerap terjadi. Bahkan, pada 5 Desember 20014, seorang warga Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, bernama Agussalim, tewas diterkam buaya di sungai tersebut Peureulak. Jenazah korban baru berhasil ditemukan warga setelah tiga hari kemudian. (MR/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya