Jalur Alternatif di Mojokerto Rawan Longsor

Faisol Taselan
21/1/2016 19:34
Jalur Alternatif di Mojokerto Rawan Longsor
(ANTARA FOTO/Syaiful Arif)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mengingatkan adanya bahaya longsor pada jalur alternatif Pacet- Batu jika terjadi hujan lebat.

"Potensi longsor di wilayah tersebut sangat besar terjadi karena topografi wilayah tersebut adalah terdiri dari pegunungan, sehingga banyak tebing terjal yang rawan longsor," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mojokerto, Tanto S di Surabaya, Kamis (21/1).

Menurutnya, wilayah Kabupaten Mojokerto, terutama yang berbatasan dengan Kabupaten Malang dan Kota Batu rawan terjadi longsor karena berada di wilayah pegunungan. Pada saat terjadi musim hujan seperti sekarang ini, potensi longsor di wilayah tersebut semakin besar dibandingkan dengan musim kemarau.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur telah melongsorkan sebuah batu besar di jalan jalur Cangar - Pacet, pada awal Januari. Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto dan instansi terkait langsung mengevakuasi batu besar akibat longsoran di jalur Cangar-Pacet secara manual.

Saat ini kondisi jalan di wilayah tersebut memang rawan terjadi longsor terutama saat musim hujan. "Jalan penghubung yang ada di dua wilayah tersebut memang rawan terjadi longsor mengingat di lokasi tersebut merupakan wilayah pegunungan," katanya.

Di jalur Cangar arah Batu atau melintasi Dusun Sendi pengguna jalan harus benar-benar waspada. Pertama, kondisi jalan yang menanjak hingga berujung pada kecelakaan.

Kedua, jalan tersebut sepi, minim rambu serta di sisi kiri jurang dengan kedalamanan sekitar 100 meter lebih. “Masyarakat yang melintas agar berhati-hati karena jalur tersebut sangat rawan kecelakaan,” katanya. (FL/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya