TPM Tolak Ba'asyir Dikaitkan dengan Serangan Jakarta

Liliek Dharmawan
18/1/2016 16:23
TPM Tolak Ba'asyir Dikaitkan dengan Serangan Jakarta
Mahendradatta, Ketua Dewan Pembina TPM(MI/ROMMY PUJIANTO)

Tim Pembela Muslim (TPM) menolak tegas jika Abu Bakar Ba'asyir terkait dengan aksi serangan terioris di Jakarta pekan lalu. Sebab, Ba'asyir saat ini berada di penjara dengan pengamanan yang sangat ketat serta tidak memiliki akses keluar.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pembina TPM Mahendradatta seusai bersama timnya menjenguk Ba'asyir di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Batu,
Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Jateng), Senin (18/1). "Tolonglah, saya ketuk pintu hati orang-orang yang mengkaitkan. Ustaz (Ba'asyir) dalam keadaan terpenjara sebagai narapidana. Nanti kalau dikait-kaitkan seperti itu, akan ada tindakan yang over acting yang bisa merugikan. Dampaknya, kami nanti bisa dibatasi atau bahkan dilarang bertemu beliu," kata Mahendradatta di Dermaga Wijayapura, Cilacap.

Ia menegaskan, saat ini Ba'asyir tidak mudah ditemui orang. "Sejak 2010 lalu, beliau sudah sebagai tahanan. Tetapi saat ini, banyak berseliweran kata-kata yang mengatasnamakan beliau ikut salah satu organisasi, menjadi pembina, dan sebagainya," ujarnya.

Tentang kedatangan ke LP Batu, Mahendradatta menegaskan sama sekali tidak terkait dengan serangan di Jakarta. Ia datang untuk berkoordinasi dengan Ba'asyir terkait persidangan PK yang rencana bakal digelar Selasa (26/1) mendatang.

"Saya sarankan kepada semua pihak untuk mengawal dan menyaksikan persidangan. Karena dalam persidangan tersebut akan membahas juga latihan militer di Janto, Aceh, sebagaimana yang sering dikambinghitamkan sebagai awal dari terorisme," jelas Mahendradatta. (LD/Ol-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya