Evakuasi Warga di Lereng Egon Belum Tuntas

Palce Amalo
18/1/2016 16:09
Evakuasi Warga di Lereng Egon Belum Tuntas
(MI/PALCE AMALO)

Evakuasi warga dari lereng Gunung Egon di Kecamatan Matitara, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Senin (18/1) belum tuntas. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sikka Fred K Djen mengatakan ratusan warga belum bersedia diungsikan karena memilih tinggal dan bekerja di kebun.

"Warga di kampung sudah diungsikan. Tetapi warga yang mengolah lahan di kebun masih bertahan," ujarnya, Senin (18/1).

Fred mengatakan warga yang bertahan tersebut akan diminta ikut mengungsi guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Pasalnya bau belerang yang keluar dari Egon menyengat, serta terdengar bunyi gemuruh.

Hingga siang tadi, 1.224 warga yang diungsikan menempati lokasi penampungan di Kantor Camat Matitara dan Aula Pasar Natakoli. Pemerintah juga membangun tenda di dekat dua lokasi ini untuk ditempat pengungsi.

Sementara itu sejumlah warga yang kemarin telah diungsikan, pagi tadi memilih kembali ke rumah untuk menyiapkan makanan bagi ternak serta mengawasi rumah dari ancaman pencurian. "Warga yang kembali ke kampung di lereng gunung kembali ke lokasi pengungsian pada sore harinya," kata Djen.

Sementara itu di lokasi penampungan anak-anak mulai terserang batuk dan pilek, mendapat perawatan dari tim medis. Anak-anak terserang penyakit karena tidur di lantai hanya beralaskan tikar. Tim medis sudah ditempatkan di lokasi pengungsian untuk memberikan pengobatan kepada pengungsi yang sakit. (PO/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya