Kabut Asap, Menteri Pertanian Terlantar 4 Jam di Bandara Haluoleo

Halim agil
26/10/2015 00:00
Kabut Asap, Menteri Pertanian Terlantar 4 Jam di Bandara Haluoleo
(Ilustrasi--MI/Solmi)
Kunjungan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Sulawesi Tenggara pada Sabtu (24/10) dikeluhkan oleh rombongannya, Saat akan meninggalkan Bandara Haluoleo Kendari pada Minggu (25/10).

Menteri Pertanian Amran Sulaiman terlantar di Bandara Haluoleo selama empat jam karena kabut asap. Salah seorang rombongan Menteri Pertanian mengaku jadwal keberangkan Menteri Pertanian sekitar Pukul 08.30 Wita, Minggu (25/10), namun karena ada keterlambatan maka Menteri berada di Bandara Haluolo sejak pukul 09.00 Wita.

Cuaca buruk yang disebabkan kabut asap menyebabkan penerbangan terhalang. Menteri berada di Bandara Haluoleo sekitar empat jam. Helikopter yang akan ditumpanginya menuju Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, tidak bisa diberangkatkan karena tidak memiliki izin. Menteri Pertanian bersama rombongan baru bisa diberangkatkan menuju Wajo sekitar pukul 13.30 dengan menggunakan pesawat ATR.

Terlantarnya Menteri Pertanian di Bandara Haluoleo tidak didampingi oleh Gubernur Sulawesi Tenggara yang sedang berkunjung ke Kabupaten Konawe Kepulauan dan Pulau Bokori, Kabupaten Konawe.

Kepala Biro Humas Pemda Provinsi Sulawesi Tenggara Kusnadi mengatakan Gubernur Nur Alam berangkat ke Pulau Wawoni, Konawe Kepulauan, pada Sabtu (24/10), menggunakan Heli untuk menghadiri acara Ulang Tahun yang kedua Kabupaten Konawe kepulauan. Kemudian sekitar pukul 11.00, Gubernur berada di Pulau Bokori untuk mengadakan rapat SKPD.

Menurut Kusnadi, kepergian Gubernur untuk tugas telah diberitahukan ke Menteri Pertanian.

Kunjungan Menteri Pertanian Amran Sulaiman di sulawesi Tenggara untukmengikuti panen raya untuk menjaga ketahanan pangan beras di Kabupaten Kolaka dan Kabupaten Konawe Selatan. Setelah mengikuti panen raya, Menteri kemudian melanjutkan kunjunganya ke Wajo. (Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya