PERUSAHAAN benih jagung hibrida, PT DuPont Indonesia, saat ini tengah giat selenggarakan Sekolah Lapang Babinsa (Bintara Pembina Desa) di sejumlah Kodim di Indonesia.
Penyelenggaraan itu dimaksudkan untuk memberikan pemahaman secara mendalam kepada Babinsa tentang teknik budidaya jagung hibrida yang benar, termasuk juga pengetahuan tentang pengendalian hama tanaman.
Menurut Yuana Leksana, Marketing Manager PT DuPont Indonesia, Sekolah Lapang Babinsa atau SL Babinsa ini merupakan respon cepat PT DuPont Indonesia sebagai wujud dukungan, kepedulian dan komitmen korporasi untuk membantu percepatan swasembada padi dan jagung di Indonesia.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan TNI AD di dalam membantu Kementerian Pertanian guna mencapai target-target swasembada atas komoditas padi, jagung dan kedele," katanya di Jakarta, Kemarin.
Saat ini kami memasarkan benih padi Pioneer PP3, sementara untuk benih jagung hibrida, jenis terbaru yang kami pasarkan adalah P 35 Banteng yang tahan bulai.
Sebagaimana diketahui, Babinsa memberikan pendampingan langsung kepada petani dalam program Swasembada Pangan. Anggota Babinsa perlu diberikan pembekalan teknis budidaya padi dan jagung hibrida hingga penanggulangan hama terpadu.
Program Sekolah Lapang bagi anggota Babinsa, pertama kali dilaksanakan bekerjasama dengan Kodim 0818 Kabupaten Malang. Bertempat di fasilitas produksi benih jagung DuPont di desa Krebet Malang.
“DuPont berbagi ilmu tentang teknik budidaya dan pelatihan selama satu hari penuh, baik teori di kelas maupun praktek dilapangan. Kodim 0818 mengirimkan 36 Babinsa dari 36 Koramil di wilayah kabupaten Malang dan Batu" jelas Yuana
Dalam waktu dekat, dalam rangka menyambut HUT TNI ke 70, SL Babinsa ini akan dilanjutkan di kota Kediri dengan Kodim 0809 Kediri. “Kami sudah bertemu dan berkoordinasi dengan Dandim 0809 Letkol Inf Purnomosidi,dan beliau mengapresiasi dengan sangat antusias, begitu juga di lingkungan Yonif Linud 502 Kostrad di Jabung Malang.
Sementara di luar pulau Jawa, kini tengah dipersiapkan SL Babinsa di Kodim 0101/BS dimana Dandim Letkol Inf Riswanto telah berjanji akan menyiapkan anggotanya hampir 100 orang untuk ikut dalam pelatihan ini, juga di wilayah Kodam I Bukit Barisan, dimana Asisten Teritorial Kolonel Mahmud telah menentukan tempat pelaksanaan di Sei Bingai Langkat Sumatera Utara. (N-4)