MASIH maraknya kabut asap di sejumlah wilayah di Tanah Air membuat sejumlah perusahaan tidak mau tinggal diam. Untuk membantu para pemangku kepentingan menanggulangi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan itu, maskapai penerbangan Citilink membebaskan biaya pengiriman obat dan logistik kesehatan.
Peran serta ini diharapkan dapat membantu meringankan beban pemerintah dalam menanggulangi bencana. "Rapat direksi baru saja memutuskan menggratiskan biaya kargo bagi berbagai kebutuhan kesehatan untuk penangulangan bencana asap," ungkap Vice President Corporate Communications PT Citilink Indonesia Benny S Butarbutar, Senin malam (5/10).
Pihaknya dalam waktu dekat akan menghubungi Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menawarkan bantuan tersebut. "Pembebasan biaya kargo ini berlaku untuk semua daerah di Sumatra dan Kalimantan yang dilanda kabut asap."
Benny berharap bencana kabut asap akibat kebakaran lahan itu bisa cepat teratasi karena berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat. Citilink sendiri pun tidak luput merasakan dampak tersebut. Sebanyak 500 rute penerbangan mereka terpaksa tertunda gara-gara kabut asap. "Soal berapa kerugiannya belum bisa dipastikan karena belum dikalkulasi." (N-3)