JIMAC GRUP Bangun Pusat Logistik US$50 Juta di Batam

Hendri Kremer
02/9/2015 00:00
JIMAC GRUP Bangun Pusat Logistik US$50 Juta di Batam
()
JIMAC Group yang menjadi distributor tunggal beragam produk SANY diIndonesia, membuka pabrik logistik di Batam seluas 15 hektar senilaiUS$50 juta.Saat ini produk SANY seperti rotary drilling rig, mobile truck crane,rough terrain crane, crawler crane, mixer truck, concrete pump, motorgrader, vibratory roller dan tandem roller, port machinery (reachstacker & empty container handler), excavator, motorgrader, gantry crane serta heavy duty dump truck.

Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika(ILMATE) Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawanmengatakan kelancaran pembangunan infrastruktur skala besar yang sedangdigalakkan Pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla sangat ditentukan oleh pasokan alat berat."Ketersediaan peralatan yang memadai akan sangat mendukung strategikebijakan pemerintah dalam mendorong kebutuhan untuk pembangunannasional," katanya di Batam, Rabu (2/9).

Produk-produk alat berat, katanya, memiliki peran penting dalammendukung kegiatan industri strategis seperti sektor konstruksi,pertambangan, kehutanan, dan perkebunan.Presdir Jimac Perkasa Benny Kurniajaya mengatakan pemilihan Batamsebagai tempat pabrik logistik karena kedekatannya dengan Singapura,dimana dalam hal ini Singapura adalah pusat perdagangan di Asia.

"Peluang pasar di industri alat berat masih cukup besar dan menarik bagi investor dalam dan luar negeri. Pemerintah terus memberikan dukungan dan fasilitas bagi investor yang akan menanamkan modalnya di Indonesia," ujarnya.Dia mengatakan pembangunan fasilitas pusat logistik Sany Asia Pasifikseluas 15 hektare di Batam ini merupakan salah satu upaya Sany HeavyIndustris Co. dan JIMAC Group untuk memperkuat pasar produk-produk Sanydi Indonesia, terutama terkait dengan layanan purna jual. Tahap awalpembangunan pusat logistik US$30 juta, selanjutnya akan dibangun
fasilitas penunjang senilai US$20 juta. Hendri Kremer (N-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya