Tingkatkan Populasi, Babel Beri Insentif untuk Sapi Bunting ke Peternak

Rendy Ferdiansyah
25/8/2015 00:00
Tingkatkan Populasi, Babel Beri Insentif untuk Sapi Bunting ke Peternak
(ANTARA Ahmad Subaidi)
Untuk menambah populasi sapi lokal dan merangsang minat peternak, Dinas Pertanian, Perkebunan, dan Peternakan Babel akan memberi insentif bagi sapi-sapi yang bunting.

Kepala Distanbunak Provinsi Bangka Belitung Toni Batubara Mengatakan insentif tersebut diberikan ke kelompok atau peternak langsung.

"Insentif ini sebagai perangsang menambah populasi sapi. Maka kita akan berikan insentif bagi peternak yang sapinya hamil," kata dia.

Dia menyebutkan besarnya insentif sapi bunting bagi peternak yakni Rp500.000 hingga Rp700.000. "Kita sudah siapkan anggaran setiap sapi yang hamil Rp500 ribu-Rp700 ribu," ujarnya.

Untuk itu, tambahnya, peternak yang sapinya hamil bisa melapor. Bagi yang mempunyai kelompok, lapor ke kelompok dulu, lalu ke dinas peternakan
kabupate/Kota, setelah itu baru ke provinsi.

"Kalau peternak ada sapi yang hamil lapor dulu ke kelompok, setelah itu ke dinas peternakan kabupaten/kota lalu baru ke kita," ungkap Toni.

Nanti, setelah mendapatkan laporan, provinsi menurunkan tim untuk mengecek langsung.
"Kalau memang disetujui, akan dinilai berapa layaknya insentif yang akan diberikan sesuai kebutuhan peternak tersebut. Besarannya
bervariasi mulai dari Rp500 ribu hingga Rp700 ribu per sapi," terangnya.

Uang itu nantinya akan dipergunakan oleh peternak atau kelompok peternak untuk kebutuhan peternakannya.

"Uang itu kita berikan untuk kebutuhan baik kelompok atau peternak langsung demi populasi sapi lokal," pungkas dia.

Saat ini, dia menyebutkan jumlah sapi di Bangka Belitung berjumlah 14.000 ekor. "kita harapkan melalui insentif perangsang ini, populasi bisa bertambah hingga 35 ribu ekor," ucap Toni.

Dengan begitu, lanjutnya. Kebutuhan akan daging tidak perlu dipasok dari luar daerah lagi, sebab sapi lokal sudah mencukupi.(Q-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya