Kebakaran di Gunung Slamet, KPH Banyumas Timur Intensifkan Penjagaan
Liliek Dharmawan
23/8/2015 00:00
(--(ANTARA/Idhad Zakaria))
Sebanyak 60 personel dari Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Gunung Slamet Timur yang dibantu anggota SAR dan warga mengintensifkan penjagaan hutan Gunung Slamet wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur, Jawa Tengah (Jateng).
Pengetatan penjagaan itu dilakukan setelah sebelumnya dilaporkan adanya kebakaran hutan Gunung Slamet pada ketinggian 2.800 meter di atas permukaan laut (mdpl) pada Jumat (21/8) lalu.
Kepala Urusan (Kaur) Komunikasi Perusahaan KPH Banyumas Timur Taufik Didit mengatakan begitu mendengar adanya kebakaran hutan di Gunung Slamet, pihaknya langsung memberangkatkan tim pemadam kebakaran. Meski kebakaran yang terjadi bukan merupakan wilayah KPH Banyumas Timur. "Kami menempatkan 60 personel untuk membantu pemadaman kebakaran dan mengantisipasi agar tidak menajalar ke wilayah KPH Banyumas Timur," kata Didit, hari ini.
Lokasi yang terbakar, katanya, berada di daerah Pemalang yang dekat dengan wilayah Purbalingga. "Kami juga mengintensifkan penjagaan agar supaya kebakaran hutan di Gunung Slamet tidak terulang lagi," ujarnya.
Sementara Kepala Pos Pengamatan Gunung Slamet Sudrajat mengatakan bahwa dirinya sudah tidak lagi melihat titik api di lereng bagian atas gunung setempat. "Titik api sudah tidak ada, karena kebakaran hutan sudah padam," katanya.(Q-1)