Gubernur Bali Made Mangku Pastika mengimbau kepada semua pihak untuk mewaspadai terjadinya ledakan penduduk di Bali.
Imbauan ini sangat beralasan karena Pulau Bali itu kecil tetapi dihuni oleh manusia yang padat. Ada pendatang, ada wisatawan dan sebagainya.
Data terakhir menunjukkan, laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) di Bali sebesar 2,15 persen. Sementara jumlah penduduk di Pulau Dewata saat ini sebesar 4 juta jiwa. "Daya tampung Bali sebenarnya hanya satu setengah juta jiwa. Sementara jumlah penduduk di Bali sudah mencapai empat juta jiwa. Waspadai ledakan penduduk di Bali," ungkap Mangku Pastika di Denpasar, Rabu (12/8).
Dikatakan Pastika, besarnya jumlah penduduk berdampak pada semakin kompleknya permasalahan sosial, seperti pendidikan, kesehatan dan keamanan yang bermuara pada kemiskinan. Untuk itu, mantan Kapolda Bali ini meminta kepada Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) untuk gencar memberikan pelayanan ke pelosok-pelosok desa. Sebab, masyarakat di pedesaan rata-rata memiliki anak 5 - 6 orang. Sementara kehidupan ekonomi mereka berada di garis kemiskinan.
"Saya minta supaya pegawai BKKBN atau petugas KB untuk memberikan pelayanan KB lebih ke desa-desa. Karena di desa-desa banyak anak. Masyarakat di desa ingin ber-KB tetapi tidak mendapatkannya. Kalau di kota tidak perlu lagi karena selain anaknya sedikit, masyarakat di perkotaan juga sudah mengerti untuk mengikuti KB. Masyarakat di kota juga mampu membeli alat kontrasepsi sendiri. Sementara di pedesaan untuk kondom saja, mereka harus membeli. Untuk itu, petugas KB berikan pelayanan KB dan bagi-bagi kondom gratis di desa-desa," lanjutnya.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwitra menyambut baik imbauan Mangku Pastika soal pelayanan KB lebih ke desa-desa. "Realitanya begitu. Kita kunjung ke keluarga miskin, rata-rata mereka punya anak lima sampai enam orang dan semuanya tidak sekolah. Maka akan kita tindaklanjuti melalui dinas terkait untuk menindaklanjuti himbauan Pak Gubernur ini. Supaya strategi pengentasan kemiskinan itu lebih tepat," ujarnya. (Q-1)