SEORANG siswi SMK di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan menjadi korban pencabulan oleh calon mertuanya sendiri.
Sang lelaki berumur 50-an tahun tersebut memperdaya dan mengancam membunuh perempuan ini hingga terpaksa melakukan perbuatan layaknya suami istri. Perbuatan dosa tersebut dilakukan berulangkali selama kurun waktu satu tahun.
Siswi berinisial RB,16, warga Kecamatan Mattiro Sompe, itu sejak sering diperlakukan tidak senonoh oleh calon mertuanya, hanya mengurung diri di rumah.
Pelaku berinisial AM,50, diduga telah memperdayai dan mengancam korban. AM kini sudah diperiksa polisi atas kasus asusila ini.
Korban menuturkan awalnya pelaku AM melamar RB ke orang tuanya. Uang belanja dan uang mahar pun sudah diberikan AM kepada ibu korban sejumlah puluhan juta. Namun karena anak AM belum cerai dengan istrinya, sehingga pernikahan pun tertunda.
AM pun membujuk RB tinggal di rumahnya bersama keluarga, termasuk istri AM. Alasannya hendak menyekolahkan RB hingga tamat. Namun di balik semua kebaikan itu ternyata tersimpan niat jahat hingga merayu korban dan menyetubuhinya.
Awalnya, RB dibawa ke luar kota karena dijanjikan untuk belikan handphone. Ternyata korban dibawa ke sebuah kamar hotel dan dipaksa melakukan hubungan badan pada pertengahan 2014 lalu. Sejak saat itu AM kerap meminta jatah layaknya suami istri kepada RB, baik itu di luar rumah maupun di rumah pelaku sendiri. Kini RB hanya mengurung diri di rumah karena malu sejak terkuaknya kasus asusila ini.(Q-1)