MEMASUKI tujuh hari Lebaran, arus balik di jalur pantai utara (Pantura) Kota Tegal, Jawa Tengah, padat merayap hingga pintu masuk tol darurat Pejagan-Brebes, di jalur pantura ruas Desa Banjaranyar, Kecamatan/Kabupaten Brebes. Sedangkan selepas pintu tol arah arah Jakarta melalui kota Brebes sudah mulai terurai, dan ramai lancar.
Pemantauan di jalur Pantura ruas Desa Banjaranyar/pintu masuk tol darurat Pejagan-Brebes, arus balik kendaraan pribadi yang melalui pintu tol terurai lancar. Bahkan, tak sedikit kendaraan pemudik yang beristirahat di sekitar pintu tol karena di tempat itu banyak warung dadakan yang menjual makanan juga oleh-oleh khas Brebes, yakni telor asin.
Kepala Pos Pengamanan Lebaran (Pospam) Brebes Timur, Inspektur Satu (Iptu) Tasjuli, menyebut pihaknya tidak melakukan sistem 3-1 lagi, karena volume kendaraan sudah termasuk normal. Termasuk kendaraan yang datang dari arah barat, juga sudah normal kembali seperti hari-hari biasa.
"Tapi ini masih kita lihat secara situsional, jika teryata volume kendaraan yang datang dari arah Tegal membludak lagi, kita akan gunakan sistem 3-1, yakni tiga lajur dari arah timur (Tegal) dan satu lajur dari arah Brebeskota," terangnya.
Menurut Tasjuli pintu tol darurat Pejagan-Brebes, kemungkinan akan ditutup pada Minggu (26/7). "Kita lihat saja nanti, kadang arus balik seperti saat arus mudik, susah diprediksi," pungkasnya.(Q-2))