Minimalisir Kecelakaan, Polri Patroli di Tol Cipali
Deny Irwanto
09/7/2015 00:00
(ANTARA/PRASETYO UTOMO)
KEPALA Kepolisian Republik Indonesia Jendral Badrodin Haiti mengatakan dalam operasi Ketupat Jaya 2015 pihak kepolisian akan melakukan penjagaan pada tol Cikopo-Palimanan yang belum lama ini dibuka.
Hal tersebut dilakukan menyusul kerap terjadinya kecelakaan yang disebabkan oleh human error pada jalan bebas hambatan tersebut.
"Kita kerahkan juga (personel Polri) tapi pakai mobil patroli lalu lintas. Ada bagian jalan yang diklaim masyarakat belum tuntas permasalahannya. Kita terjunkan personel untuk menjaga lalu lintas," ujar Badrodin usai upacara Ketupat Jaya di Polda Metro Jaya, Kamis (9/7).
Badrodin mengungkapkan, beberapa kecelakaan yang terjadi di tol Cipali, disebabkan oleh kelalaian manusia itu sendiri.
"Kecelakaan di tol Cipali disebabkan kesalahan manusia. Karena kecepatannya terlalu tinggi. Kecepatan 110 kilometer perjam. Kondisi lelah, jalan lurus, akhirnya nabrak kendaraan yang lagi parkir. Ini human error," bebernya.
‪Terkait mekanisme pengamanannya, Badrodin mengatakan pihak kepolisian akan mendirikan pos penjagaan di beberapa area tempat tersebut.
"Ada pos pejagan. yang akan mengendalikan Wakakorlantas yang juga dipersonelkan Mabes Polri," tandasnya.
Operasi Ketupat Jaya dilaksanakan sejak 10 Juli hingga 25 Juli 2015 atau selama 16 hari dengan melibatkan personel gabungan dan instansi terkait.
Dalam operasi ini melibatkan 6.984 personel, yang terdiri dari 2.699 personel Polda Metro Jaya, 3.640 personel Polres jajaran Polda Metro Jaya, 90 personel TNI, 455 personel Pemda DKI Jakarta, 100 personel Jasa Marga. (Q-1)