UNTUK membantu pelayanan arus mudik 2015, Palang Merah Indonesia (PMI) hari ini membuka 193 titik pos pelayanan kesehatan yang dilengkapi ambulans dimulai pada H-7 hingga H+7 dari Banten hingga Jawa Tengah.
Ketua Harian PMI Ginandjar Kartasasmita mengatakan, pos kesehatan PMI ini akan melibatkan personel dokter, perawat, dan sukarelawan yang terampil dalam melakukan pertolongan pertama.
"Yang paling utama adalah pertolongan pertama pada kecelakaan, tapi bisa juga tepat istrahat dan tempat istirahat," kata Ginandjar di kantor PMI Pusat, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (9/7).
Kata Ginandjar, pos pelayanan kesehatan PMI ini juga bekerjasa dengan sejumlah pihak seperti dinas kesehatan, dinas perhubungan, kepolisian, TNI, pemerintah daerah dan Rumah Sakit rujukan jika ada pemudik yang membutuhkan pertolongan medis lanjutan.
Ginandjar menyebut titik pos pelayanan kesehatan berlokasi di tempat strategis yang dilewati para pemudik, dintaranya pelaabuhan Merak-Bakauheni, tol Cikampek, Tol Cipali, dan sejumlah titik stasiun dan terminal keberangkatan seperti, Gambir, Senen, Jatinegara, Pulo Gadung dan Kampung Rambutan.
Adapun relawan yang ikut membantu PMI selama arus mudik, pihaknya kata Ginandjar menyiagakan 5625 relawan untuk membantu pelayanan arus mudik lebaran 2015.
"Mereka terlatih dan sudah terdidik soal pertolongan pertama pada kecelakaan," tukasnya. (Q-1)