Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat mengumumkan bahwa delapan rest area di sepanjang ruas tol Cipali sudah siap digunakan pemudik. Sebelumnya, hanya tersedia dua rest area di sepanjang ruas tol Cipali.
"Delapan rest area di Cipali menurut laporan sudah siap digunakan, semua sudah operasi,†kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono di kantornya di Jakarta, Rabu (8/7).
Basuki mengatakan ruas tol tersebut begitu panjang yang sering kali mengakibatkan pengemudi mengantuk dalam perjalanan. Sehingga, keberadaan rest area dan fasilitas lainnya dipercepat pengadaannya karena dianggap sangat mendesak.
“Perlu lebih banyak rambu-rambu, patroli-patroli petugas, warning-warning yang bisa membuat pengendara aware bahwa jalur Cipali ini memang panjang,†kata Basuki.
Basuki mengaku kembali akan melakukan kunjungan langsung ke lapangan untuk memantau kesiapan Cipali. Dia akan memantau kesiapan berbagai fasilitas seperti rest area, rambu-rambu, dan patroli-patroli pertugas di ruas tersebut akhir pekan ini.
Dia mengatakan untuk berbagai perbaikan infrastruktur jalan sudah selesai. ‘Kalau melihat kesiapan infrastruktur di jalan nasional, perbaikan sudah kami hentikan semua. Sudah siap,†kata Basuki.
Kebut Serapan Anggaran
Serapan anggaran infrastruktur nasional Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat semester pertama tahun ini, menurut Basuki, mencapai sekitar Rp19 triliun. “Jadi sudah sekitar 16 persen,†kata dia.
Padahal Kementerian PUPR dianggarkan Rp 118,5 triliun rupiah untuk tahun ini.
Basuki mengatakan telah menetapkan target untuk mempercepat serapan anggaran kementeriannya. Dari sisa alokasi penganggaran sekitar seratus triliun, harus terserap seluruhnya dalam enam bulan ke depan.
“Dari sekitar seratus triliun untuk enam bulan ke depan. Artinya setiap satu bulan Rp15 triliun harus berhasil kami serap,†kata dia.
Dia mengaku optimistis akan memenuhi target serapan tersebut. “Kami optimis karena kami semua sudah menyiapkan semua yang akan kita lakukan,†kata dia. (Q-1)