Harga Timah Rendah, Daya Beli Warga Bangka Belitung Merosot
Rendy Ferdiansyah
08/7/2015 00:00
(MI/Rendy)
KONDISI ekonomi warga di Provinsi Bangka Belitung terpuruk. Akibatnya daya beli mereka juga menurun. Kondisi itu dirasakan para pedagang di sejumlah pasar tradisional. Yusman, pedagang daging sapi di Pasar Pangkalpinang, misalnya, menyatakan tahun ini daya beli masyarakat jauh menurun dibanding tahun lalu.
"Menjelang Idul Fitri tahun ini, saya hanya memotong 20 sapi. Padahal, tahun lalu, saya bisa menjual dan memotong 40 sapi," tuturnya hari ini.
Hal senada juga dikeluhkan Supriyadi, pedagang daging ayam. Dia mengaku pada 2014 lalu dalam sehari mampu menjual 50 ayam. "Tahun ini seminggu sebelum lebaran, dalam sehari saya hanya mampu menjual 15-20 ayam."
Merosotnya daya beli warga di Bangka Belitung diduga terkait rendahnya harga timah, kelapa sawit dan karet. "Yang paling besar pengaruhnya adalah harga timah. Ketergantungan warga di daerah ini terhadap timah sangat besar," ungkap Yusman. (N-3)