PEREDARAN merica palsu juga ditemukan di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Hari ini, petugas dinas perindustrian dan perdagangan menemukan ratusan bungkus merica palsu di sejumlah pasar tradisional di Kota Maumere.
Petugas menyita merica palsu itu dan membawanya ke Balai Pos Pengendalian Obat dan Makanan di Kabupaten Ende untuk uji coba laboratorium. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sikka, Kensius Didimus merica palsu dikemas dalam plastik yang dijual Rp2.000, Rp5.000, dan Rp10 ribu per bungkus.
"Para pedagang mengaku membeli merica palsu itu dari distributor di Maumere. Kami sudah mendatangi alamat distributornya yang berada di belakang toko Bogadharma," lanjut Kensius.
Dari lokasi itu, tim menyita 5,5 kilogram merica palsu yang siap edar. Distributor ini membawa merica yang didatangkan dari Surabaya.
"Jika hasil laboratorium membuktikan kandungan di dalam merica palsu itu membahayakan, kami akan mengambil sikap tegas terhadap pengedarnya," janji Kensius. (N-3).