KUASA hukum Agus Tae Hambamay, Hotman Paris Hutapea, mempertanyakan motif pembunuhan Engeline.
"Hingga saat ini motif pembunuhan Engeline masih misteri. Namun ada beberapa hal yang diselidik yakni adanya SMS dari nomor yang diduga berasal dari nomornya Yvonne. Yvonne meneruskan SMS itu kepada seseorang yang berinisial Ch. Yvonne mengatakan jika SMS itu berasal dari penculik Engeline karena saat itu Engeline masih dilaporkan hilang," ujarnya di Denpasar, Senin (6/7).
Padahal laporan ke polisi itu bukan penculik tetapi kehilangan. "Ini aneh. Dilaporkan hilang, tetapi diberitakan kalau Engeline diculik. Apa tujuannya, apa motifnya. Ini harus dicek," ujarnya.
Informasi lain yang juga dibuktikan lewat SMS, Yvonne juga meminta kepada Ch untuk mentransfer uang sebesar Rp 150 juta. Uang tersebut akan digunakan untuk menebus Engeline. Ini permintaan yang tidak jelas dan diduga kuat kematian Engeline bermotif uang.
Sementara pendamping dari Pusa Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Denpasar Siti Sapura mengatakan Ch sebenarnya hampir saja melakukan transfer uang sejumlah permintaan Yvonne. Namun Ch diingatkan oleh seorang rekannya di Denpasar setelah melihat langsung TKP di Jl Sedap Malam Denpasar.
"Ada kerabatnya yang mengingati Ch, agar hatis-hati karena ada yang aneh dengan lokasi hilangnya Engeline di Jl Sedap Malam," ujarnya.
Peringatan itu membuat Ch tidak jadi melakukan transfer sejumlah uang kepada Yvonne. (Q-1)