Rekonstruksi Pembunuhan Engelina, Hotman Paris Ingin Bersalaman dengan Hotma Sitompul

Arnold Dhae
06/7/2015 00:00
Rekonstruksi Pembunuhan Engelina, Hotman Paris Ingin Bersalaman dengan Hotma Sitompul
()
PENGACARA Agus Tae Hambamai,25, tersangka pembunuha Engelina, Hotman Paris Hutapea, tetap ngotot ingin bersalaman dengan Hotma Sitompul yang menjadi pengacara tersangka pelaku utama kasus pembunuhan itu, Margriet Megawe.

Persoalannya sepele yakni soal kuburan atau galian yang persis di depan kandang ayam serta darah kucing yang dipersoalkan selama ini.

Setelah melihat langsung TKP, Hotman Paris malah tertawa dengan arguman yang dibangun oleh kuasa hukum Margriet itu. "Setelah melihat posisi lubang kuburan Engeline yang letaknya persis di depan kandang ayam maka saya ingin bertemu Hotma Sitompul dan saya ingin bersalaman dengan dia, bahwa argumen yang dia bangun selama ini sangat tidak masuk akal," ujarnya sambil sinis.

Menurut Hotman Paris, kalau kuasa hukum Margriet mengatakan lubang itu adalah tempat sampah maka itu tidak masuk akal. "Mana mungkin lubang sampah digali persis di depan kandang ayam. Padahal pekarangan rumah Margriet sangat luas dan ada sudut-sudut yang jauh dari kandangan yang bisa dijadikan lubang sampah. Kenapa harus digali dekat dengan kandang ayam," ujarnya.

Menurut analisanya, menggali lubang itu sudah masuk unsur pembunuhan berencana. Tujuannya agar mayat itu tidak berbau atau baunya bercampur dengan bau kotoran ayam. "Mana mungkin lubang sampah ditaruh di depan kandang ayam.

Hal lain yang tidak masuk akal, menurut Hotman, adalah argumen soal darah. Argumen yang dibangun oleh kuasa hukum Margriet adalah darah yang ditemukan di kamar Margriet adalah darah kucing.

"Mana kucingnya. Tidak ada kucing yang luka atau kucing yang datang bulan. Mungkin kita perlu bawa kucing dari Jakarta. Makanya kalau ketemu dengan Hotma Sitompul di sini, saya ingin bersalaman dengan dia," ujarnya.

Namun hingga rekonstruksi dimulai, Hotma belum juga muncul, sehingga rekonstruksi dilangsungkan tanpa kehadiran pengacara Margriet itu.  (Q-1)








Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya