Jalan Utama Jawa Tengah Siap Dilalui Pemudik

Akhmad Safuan
30/6/2015 00:00
Jalan Utama Jawa Tengah Siap Dilalui Pemudik
(MI/Arya Manggala)
JALUR pantai utara Jawa Barat, tahun ini, akan lebih ramah kepada para pemudik Lebaran, dengan dioperasikannya jalan Tol Cikopo-Palimanan. Pun sampai di Jawa Tengah, tidak akan banyak kendala yang mereka hadapi.

Pasalnya, hari ini, jalur pantura Brebes-Rembang, Jawa Tengah, telah selesai diperbaiki dan siap dilintasi pemudik. Pekerjaan besar seperti pengecoran, pengaspalan dan penambalan telah kelar.

Dari pantauan Media Indonesia, hari ini, hanya terlihat sejumlah pekerja yang masih menyelesaikan pembenahan dan pengecatan marka jalan di sejumlah titik.

Pada tiga titik ruas pantura barat Jateng dari Losari-Brebes-Tegal, perbaikan sepanjang 6,5 kilometer sudah selesai. ketiga titik itu adalah Jalan Gajahmada, Kabupaten Brebes dengan panjang 2 kilometer, Klampok, Brebes dengan panjang 4 kilometer dan Jalan Kolonel Sugiono, Kota Tegal dengan panjang 500 meter.

"Perbaikan jalan rusak di sepanjang jalur pantura barat mulai dari Losari, Brebes, hingga Tegal sudah selesai dan siap dilalui untuk arus mudik dan balik lebaran," kata Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas Bina Marga Tegal, Wahyu SW.

Selain itu perbaikan berupa pengecoran di Jalan Slamet, Kota Pekalongan yang pecah beberapa waktu lalu, juga telah dihentikan dan siap dibuka untuk umum. Demikian juga pengecoran dan pengaspalan ulang di jalur pantura antara Plelen-Subah, kabupaten Batang juga selesai dikerjakan dan sudah dapat dilintasi kendaraan baik dari arah barat (Jakarta) maupun timur (Semarang),

Di ruas Jalan Lingkar Kaliwungu, Kabupaten Kendal sepanjang 350 meter dan lebar 7 meter juga telah selesai dan dapat dilintasi kendaraan.

"Kami melakukan pengecoran di sisi sebelah timur sepanjang 1.1 kilometer, kemudian pengecoran sisa jalur tersebut sepanjang 350 meter dan telah selesai awal Ramadan ini," kata Patmaji, pekerja proyek pengecoran di Lingkar Kaliwungu, Kendal.

Pada jalur pantura timur Jawa Tengah pengecoran dan pengaspalan ulanbg di ruas Semarang-Demak, tepatnya di Kecamatan Genuk-Sayung juga telah dihentikan karena telah selesai dikerjakan. Pun pada ruas Demak-Kudus, peninggian jalur pantura yang menjadi langganan banjir juga telah dihentikan karena kelar dikerjakan.

Pekerjaan yang tersisa di jalur pantura saat ini hanya berupa pembenahan dan pengecatan marka jalan. Kegiatan ini diperkirakan akan rampung dalam beberapa hari ini ke depan.

Jalur alternatif
Jelang arus mudik pekerjaan pembangunan masih terlihat di beberapa jalur alternatif. Para pekerja, siang dan malam, berupaya menyelesaikan perbaikan baik berupa pembuatan jembatan darurat, pengaspalan, pembetonan maupun pembuatan talut pengaman.

Di Kabupaten Pekalongan jembatan darurat untuk menggantikan jembatan Surabayan di Kedungwuni yang dirubuhkan karena sedang dilakukan perbaikan telah selesai dikerjakan dan diujicobakan.

Perbaikan jalur alternatif Weleri, Kendal-Parakan, Temanggung, yang sempat mengalami longsor juga mendekati penyelesaian. Pengecoran di ruas jalan tersebut terus dilakukan siang malam.

Semarang belum siap
Hanya saja di Kota Semarang proses pembangunan jalan diperkirakan belum selesai hingga masa mudik berlangsung. Salah satunya adalah perbaikan pengecoran Jalan Woltermonginsidi dan Jalan Ngaliyan Mijen, yang baru setengah jalan. Untuk menghadapi arus mudik hanya dilakukan sistem tambal sulam.

Kepala Dinas Bina Marga Kota Semarang Izwar Aminudin mengatakan kondisi jalan-jalan kota yang menjadi akses vital arus mudik saat ini sebagian besar dalam kondisi baik. "Masih ada beberapa ruas jalan yang mesti diperbaiki dan untuk sementara akan dilakukan dengan cara tambal sulam. Untuk kelancaran lalulintas saat arus mudik berlangsung
pekerjaan akan dihentikan pada H-7 hingga H+7," tambahnya.

Pengaspalan jalan juga masih dilakukan pada ruas jalan mulai Ambarata-Pringsurat, Kabupaten Semarang, demikian juga pada ruas Semarang-Purwodadi tepatnya di Karangawen, Demak.

Selain perbaikan di jalur alternatif, pembenahan juga dilakukan di jalan Tol Kota Semarang. Pada ujung tol Krapyak arah keluar dilakukan pekerjaan pelebaran jalan, demikian juga di jalan lingkar Jangli ada peninggian median jalan. (N-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya